Cagub dan Cawagub DKI Dikawal 26 Polisi

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Setiap calon gubernur dan wakil gubernur mendapatkan pengawalan melekat sejak Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta menetapkan ketiga pasangan sebagai kandidat calon yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah, Februari 2017 mendatang.

“Masing-masing cagub dan cawagub dapat pengamanan melekat. Setiap orang mendapat pengawalan dari 13 personel. Kami tambahkan 3 personel lagi dari 10 personel,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, Selasa (25/10).

Polda Metro juga menerjunkan tim untuk mengawal keluarga para calon. “Rumah para calon juga akan dijaga oleh tim,” tukas Awi.

Ke-13 personel ini, kata Awi, terdiri dari berbagai satuan yang secara khusus ditugaskan untuk menempel cagub dan cawagub. Unsur-unsur pengamanan seperti dari Direktorat pengamanan objek vital (Ditpamobvit), personel Dit Intelkam, Brimob dan satuan Ditlantas Polda Metro Jaya.

“Jadi nanti ada Brimob, polisi berpakaian preman dan Voorijder untuk melakukan pengawalan lalu lintas untuk mengawal saat berpergian,” sambungnya.

Semalam, KPUD mengumumkan secara resmi tiga pasang calon yang akan memperebutkan kursi DKI 1. Mereka adalah pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai NasDem.

Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP, serta pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

(Rimanews/Faisal)

Related Posts