Singkawang Selesai, Sambas Masih Miliki Masalah Batas Dengan Bengkayang

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat daerah Kabupaten Sambas, Edi Supriadi, mengatakan jika tapal batas wilayah antara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang masih menyisakan satu segmen empat kecamatan. Sementara perbatasan dengan Kota Singkawang katanya telah selesai dan sudah ada SK dari Kemendagri.

“Singkawang sudah beres, kalau berbatasan dengan Bengkayang masih ada satu segmen empat kecamatan yaitu di Selakau timur, Sajingan Besar, Subah
dan kecamatan Tebas,” jelasnya, Rabu (26/10).

Namun untuk data menurut dia. Kabupaten Sambas sudah melaporkan hal tersebut kepada Provinsi dan pemerintah pusat, termasuk klaim batas dari Sambas beserta bukti yang dimiliki.

“Bahkan pada 10 November mendatang kita akan kembali gelar peretemuan dengan
Pemerintah pusat, provinsi, dan Bengkayang, yang rencananya digelar di Pontianak,” katanya.

Sehingga mengenai kesiapan Sambas sendiri terkait penyelesaian tapal batas antar Kabupaten dalam Provinsi sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

“Belum lama ini sudah ada pengecekan dari Otda Kemendagri, dan nanti saat pertemuan di Pontianak (10 November) Sambas langsung mempresentasikan klaim perbatasan dan bukti atau seperti apa kita belum tahu,” jelas Edi.

Koordinasi dengan Kabupaten Bengkayang lanjut Edi, juga telah dilaksanakan meski melalui telepon seluler.

“Koordinasi dengan Bengkayang sudah sering kita lakukan, meski dengan telepon. Dan Bengkayang juga berharap tapal batas diselesaikan,” katanya.

Untuk tapal batas dengan Sambas –Singkawang. Tidak ada permasalahan lagi, bahkan sudah ada SK Kemendagri mengenai tapal batas dua daerah ini.

“Kalau untuk Sambas Singkawang, tidak ada masalah. Tinggal perawatan dan pemantauan secara berkelanjutan terhadap patok tapal batas, misalkan membersihkan agar masyarakat atau siapapun yang akan berinvestasi atau bertani, bisa mengetahui dengan jelas apakah itu Singkawang atau Sambas,” ungkap Edi.

(Gindra/Faisal)

Related Posts