Setnov Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Tunjukan Keteladan

Kejagung Endapkan Kasus "Papa Minta Saham", ICW Anggap Berbau Politis

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto menilai pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Senin (31/10) menunjukkan keteladanan kedua tokoh politik tersebut.

“Saya mengapresiasi Pak Jokowi karena selaku Presiden RI datang ke kediaman Pak Prabowo. Ini menunjukkan Presiden rendah hati dan Pak Prabowo adalah sosok negarawan yang demokratis,” katanya dalam sebuah diskusi di Pers Room DPR, Jakarta, Selasa (1/11).

Dia menilai, pertemuan tersebut merupakan bentuk komunikasi yang baik antara dua tokoh negara, dua negarawan, dan dua figur teladan bagi bangsa Indonesia.

Menurut dia, ada perbedaan sikap politik diantara kedua tokoh tersebut namun demi situasi dan kekuatan bangsa, maka keduanya berbicara bersama.

“Mereka berbicara menyangkut politik, ekonomi, dan kebangsaan sehingga perlu dicontoh oleh politisi lain,” ujarnya.

Dia mengatakan sikap Presiden Jokowi menunjukan bahwa kenegarawanan bisa ditiru pihak-pihak penguasa seperti menteri, gubernur, dan bupati.

Sebelumnya, Presiden Jokowi membahas berbagai persoalan kebangsaan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berkunjung ke kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (1/11).

“Kami bicara banyak hal yang makro tentang bangsa dan kebangsaan kita, makro politik kita, beliau banyak sekali masukan dan pemerintah kita sangat menghargai apa yang disampaikan Pak Prabowo,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi mengaku kedatangannya ke kediaman Prabowo merupakan upayanya untuk memenuhi janji yang pernah disampaikan kepada mantan rivalnya dalam Pilpres 2014 itu. Presiden membantah kedatangannya ke kediaman Prabowo terkait antisipasi aksi demonstrasi pada 4 November 2016.

Pada kesempatan itu, Presiden mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk para tokoh agama dan tokoh politik untuk turut serta mendinginkan suasana dan memberikan kesejukan.

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu juga diwarnai suasana santai termasuk jamuan makan nasi goreng dan berkuda.

(Ant/dd)

Related Posts