Berbagi Alat Makan Sebabkan Gigi Berlubang

Thetanjungpuratimes.com – Berbagi alat makan saat menikmati kuliner dengan sahabat, kakak atau orangtua merupakan wujud keakraban.

Meski terkesan akrab, menurut Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia, drg Udijanto Tedjosasongko Sp.KGA (K).Ph.D, hal itu berisiko menyebabkan penularan bakteri penyebab gigi berlubang.

“Misalnya bertukar gelas antara orangtua dan anak, sepertinya kan nggak masalah karena satu ikatan darah, tapi tetap saja ada pertukaran bakteri penyebab karies atau gigi berlubang. Meski tidak seperti flu, yang besok langsung sakit,” ujar dia pada temu media yang dihelat PT 3M Indonesia di Jakarta, Selasa (1/11).

Penularan bakteri ini, lanjut dia, terjadi secara tidak langsung, biasanya melalui air liur yang bertukar melalui penggunaan alat makan bersama. Selain itu, drg Udijanto menambahkan, aktivitas mencium anak juga dapat memicu hal yang sama.

“Ketika orangtua mencium anak juga ada perpindahan saliva (air liur) yang mengandung bakteri streptococcus mutan, kalau jumlah bakteri yang ditularkan tinggi maka risiko terjadinya karies atau gigi berlubang pada anak juga tinggi,” tambah dia.

Sebagai pencegahan, Ia menganjurkan agar seseorang tidak berbagi alat makan, atau mewaspadai risiko penularan bakteri melalui ciuman.

“Sebaiknya pakai alat makan atau minum sendiri sekalipun antara orangtua atau anak,” pungkas dia.

(Suara/dd)

 

Related Posts