Kemensos Juga Lindungi WNA Atas Nama Kemanusiaan

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan tugas kementerian yang dipimpinnya adalah untuk memberikan perlindungan sosial kepada warga negara Indonesia, namun atas nama kemanusiaan perlindungan tersebut juga diberikan kepada warga negara asing.

“Pernah ada kasus anak-anak dari satu negara disampaikan oleh IOM ke Kementerian Sosial, atas nama kemanusiaan Kemensos memberikan perlindungan,” kata Mensos di Jakarta, Minggu (6/11).

Sebelumnya, pada Sabtu (5/11) seorang warga Negara Ceko ditangkap di Jalur Transjakarta Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Hotel Kartika Candra. Saat ini perempuan WNA tersebut berada di Panti Sosial Bina Insan (PSBI), Kedoya, Jakarta Barat.

Mensos Khofifah mengaku sampai saat ini belum mendapatkan informasi tentang kondisi WNA tersebut, biasanya terkait WNA akan dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri.

Namun untuk perlindungan, Kemensos mempunyai panti rehabilitasi baik panti anak, remaja, orang terlantar maupun korban perdagangan manusia atau WNI yang dideportasi di kawasan Bambu Apus Jakarta Timur.

“Sering kok IOM koordinasi dengan Kemensos, tidak hanya kasus itu tapi biasanya dikirim ke Bambu Apus,” tambah Mensos.

Bahkan, menurut Mensos, setiap pekan rata-rata sebanyak 2.500 TKI yang dideportasi melalui Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau. Mereka akan dipulangkan sampai ke daerahnya masing-masing dikoordinasikan oleh Kemensos.

“Kalau luar negeri yang mengembalikan berarti IOM,” ujar Mensos Khofifah.

(Ant/dd)

Related Posts