Kapolda Kalbar Sebut Ada 56 Jalur Tikus di Perbatasan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak menyebut jika penungkapan kasus sabu seberat 18 kilogram merupakan kasus narkoba terbesar pada tahun 2016.

“Sebelumnya ada 17 kilo dan sekarang ini 18 kilogram,” ujar Kapolda, saat memberikan keterangan persnya di Mapolda Kalbar, Senin (7/11).

Lanjut Kapolda, kasus penyelundupan narkoba dari negara Malaysia saat ini sangatlah tinggi. Kemarin, ujar Kapolda penangkapan sabu di Jakarta lebih dari satu kwintal dan dari Malaysia dan pelakunya juga dari Malaysia.

“Ini perlu menjadi perhatian warga Kalimantan Barat,” kata Kapolda.

Kapolda menjelaskan jika “jalan tikus” merupakan jalur primadona bagi bandar narkoba dari negara Malaysia untuk memasukan barang haram ke Indonesia.

“Di sini ada 56 tempat jalur tikus tidak resmi tapi truk saja bisa lewat, silahkan kawan-kawan artikan,” ucap Kapolda.

Kata Musyafak lagi, saat ini dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Malaysia terkait permasalahan tersebut.

“Dan Minggu ini akan di undang ke Kuching berkaitan dengan perbatasan yang di dalamnya termasuk membicarakan narkoba serta penyelundupan,” pungkas Kapolda.

(Maulidi/dd)

 

Related Posts