Petani Madu di Kapuas Hulu Bakal Terima Mesin Pengolah

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Pusat kembali memberi perhatian kepada kabupaten Kapuas Hulu. Tahun depan kabarnya akan ada mesin pengolah madu yang akan disalurkan ke masyarakat periau di Bumi Uncak Kapuas.

Staf Dirjen Agro Kementerian Perindustrian RI, Yusuf mengabarkan jika bantuan mesin serta peralatan industri pengolahan madu untuk  Kapuas Hulu akan direalisasikan pada awal tahun 2017 mendatang. Sehubungan dengan bantuan tersebut, pihaknya membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, terutama untuk penyiapan lahan.

Lahan dan bangunan yang harus disiapkan Pemda akan digunakan untuk menempatkan mesin yang akan digunakan untuk industri pengolahan madu hutan hasil panen petani madu tikung di Kapuas Hulu. Sehingga bantuan yang diberikan pemerintah pusat tersebut akan berfungsi secara maksimal.

“Mengenai kapasitas mesin dan peralatannya akan disesuaikan dengan kemampuan petani,” terangnya.

Adanya bantuan mesin dan peralatan industri pengolahan madu hutan di Kapuas hulu dibenarkan Harun Ismail, Kabid Industri, pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan koperasi Kapuas Hulu. Dia menjelaskan,  bantuan tersebut sejalan dengan visi misi Bupati Kapuas Hulu yang berkomitmen meningkatkan produktivitas madu yang merupakan produk unggulan hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Mesin pengolah madu tersebut, kata harun akan dibangun dibalai sentra desa pala pulau atau ada tempat lain yang lebih baik.

“Intinya Pemda siap untuk menyediakan tanah dan bangunan,” ungkap dia. Ia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan anggaran 2016 yang diluncurkan diawal tahun 2017.Karena didalam bulan November ini akan dilakukan lelang pengadaan mesin dan peralatannya.

Selain itu, terang Harun lagi, sebagai salah satu komitmen pemda di dalam mengembangkan industri madu di Kapuas Hulu dengan diresmikannya pusat koperasi madu hutan Kapuas Hulu di kelurahan hilir kantor.

“Saat peresmian kantor koperasi madu Pak Wakil Bupati Antonius L. Ain Pamero dan Sekda Muhammad Sukri juga hadir. Selain itu juga hadir kelompok-kelompok petani madu,” tuturnya.

Harun mengatakan, Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kapuas Hulu bersama Disperindagkop sangat berkomitmen membangun dan meningkatkan produksi serta industri madu hutan di Kapuas Hulu ini.

“Untuk menjaga kualitas madu tersebut kami bekerja sama dengan Dirjen Agro,” paparnya. Bantuan mesin dan peralatan serta peresmian koperasi madu hutan Kapuas Hulu disambut baik petani madu.

Mahyuni, Sekretaris Pusat Koperasi Madu Hutan Kapuas Hulu, langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan industri madu dinilailnya sangat tepat untukpemberdayaan ekonomi rakyat. Bahkan, kata dia koperasi madu menjalin kerjasama dengan Mitra Tani Nusantara yang sepakat di dalam permodalan dan pemasaran.

“Mereka siap menampun dan memasarkan madu kami,” kata dia.

Dikatakan Mahyuni, masa priode 2016-2017 mitra tani bisa menampung hasil produksi petani, 16-20 ton. Sementara saat ini produksi madu hutan Kapuas Hulu dalam satu tahun 70-100 ton. Karenanya ia masih sangat berharap pemerintah daerah bisa mendorong meningkatkan industri madu. Sehingga banyak jenis produk yang dihasilkan dari madu alam, sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera.

(yohanes/dd)

 

Related Posts