Tingkatkan PAD, Sambas Maksimalkan Potensi Wisata

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Sambas menggelar rapat koordinasi, dan evaluasi peningkatan pengelolaan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Sambas tahun 2016. Kegiatan itu dilaksanakan di aula utama kantor Bupati Sambas, Senin (14/11).

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dalam kegiatan tersebut mengatakan pemerintah kabupaten Sambas, akan fokus terhadap peningkatan PAD dengan melakukan beberapa langkah.

“Peningkatan PAD dapat dilakukan dari berbagai bidang, salah satunya adalah dengan memaksimalkan wisata di kabupaten Sambas, karena disitu merupakan potensi PAD yang besar. Apalagi sejumlah tempat wisata yang banyak di Sambas,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas pendapatan daerah kabupaten Sambas Heriyanto mengemukakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhitung baru 79,26 persen sampai dengan (31/10) namun Pemkab masih mempunyai waktu dua bulan untuk mengejar target awal.

Dikatakannya, dari target awal PAD sebesar 98,8 miliar sementara hanya terealisasi sebesar 79,26 persen yaitu sebesar 79,2 miliar.

Untuk rincianya yakni pajak daerah target awal 16,3 milyar hanya  terealisasi 15,8 miliar atau sebesar 96.51 persen untuk Retribusi daerah dari target 4,7 miliar  dan terealisasi 2,7 miliar dan lain-lain PAD yang sah, target awal sebesar 74,1 persen sementara tereaslisasi 78,3 miliar atau sebesar 79 persen.

“Untuk hasil perusahaan daerah yang dipisahkan kita, sesuai dengan target awal sebesar 3,6 miliar yang terealisasi sampai 100 persen,” katanya.

Dispenda kata Heriyanto sudah menerapkan arah kebijakan pendapatan daerah  seperti mengali sumber-sumber pendapatan daerah yang potensial yang  sesuai dengan peraturan  perundang-undangan yang berlaku, kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak, retribusi dan pendapatan lainya.

“Kita juga berupaya untuk meningkatakan profesionalisme aparatur dalam melaksanakan tugas-tugas pemungutan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Dispenda juga menurut Kadis memotivasi dinas dan instansi terkait yang mengelola pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan penerimaan sumber-sumber pendapatan daerah dan  menyempurnakan produk hukum dibidang pendapatan daerah sesuai dengan perkembangan regulasi dan jalannya pemerintahan.

“Terpenting kita harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Heriyanto.

(Gindra/Faisal)

Related Posts