Bupati Minta Komunitas Olahraga Semangat Bangun Daerah

Sambas, thetanjungpuratimes – Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili meminta, komunitas olahraga turut membangun kabupaten sambas, karena komunitas punya kapling tersendiri memberikan sumbangsih bagi pembangunan daerah.

“Banyak hal positif yang bisa kita mulai dengan adanya komunitas, termasuk komunitas olahraga,” ujarnya Selasa (15/11) menanggapi digelarnya Kejuaraan bulutangkis Piala Bupati Sambas Edisi Tahun 2016.

Bupati memberikan apresiasi pada gelaran piala bupati edisi ketiga tersebut. Dijelaskan dia, penyelenggaraan pertandingan bulutangkis tersebut sebagai bentuk rasa cinta dan penyaluran hobi para pecinta bulutangkis kabupaten sambas.

“Olahraga turut membangun bangsa, tetapi harus dijunjung dengan nilai-nilai sportifitas yang tinggi,” jelasnya.

Karenanya Atbah Romin Suhaili mengingatkan peserta Kejuaraan Bulutangkis Piala Bupati 2016 tetap mengedepankan sportifitas dan menjaga rasa kekeluargaan sesama pecinta bulutangkis. Juga berpesan, jangan sampai gesekan-gesekan yang terjadi selama jalannya pertandingan melahirkan perpecahan yang tidak diinginkan bersama.

“Pesan saya, sportifitas harus dihadirkan dalam setiap penyelenggaraan pertandingan olahraga, menang dan kalah adalah hal yang lumrah dalam sebuah pertandingan,” ingat Bupati.

Sementara Ketua Penyelenggara Kejuaraan Bulutangkis Piala Bupati Tahun 2016, Abdul Muthalib, mengatakan, perhelatan edisi ketiga turnament tersebut sebagai upaya menjadikan Kejuaraan sebagai agenda rutin pembinaan bulutangkis di Kabupaten Sambas. Dijelaskan pria yang bertugas di Polres Sambas ini tahun 2016 ini, format persyaratan pertandingan berbeda dengan dua edisi yang lalu.

“Kita ubah format persyaratan untuk beberapa kategori pertandingan. Hal itu kita laksanakan agar gengsi dan prestise pertandingan semakin membaik,” terang dia.

Disebutkan pria yang akrab disapa Thalib ini, perubahan itu memberikan dampak yang signifikan pada partisipasi kepesertaan kejuaraan. Di tahun 2016, untuk kategori pertandingan lanjut dia masih sama dengan dua edisi terdahulu.

“Masih lima kategori, yakni ganda perorangan umum, ganda perorangan khusus PNS, ganda perorangan Usia 90 tahun, kategori ganda beregu SKPD, dan kategori beregu umum,” papar dia.

(Gindra/Faisal)

Related Posts