BKD Kapuas Hulu Sosialisasikan JKK dan JKM

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Untuk memperjelas terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar sosialisasi di Gedung Korpri, Rabu (16/11).

Pada kesempatan itu hadir sekitar 78 perserta yang merupakan ASN bidang kepegawaian dari masing-masing SKPD Kapuas Hulu.

Sekda Kapuas Hulu, Muhammad Sukri menuturkan JKK dan JKM adalah perlindungan terhadap para ASN. Baik itu JKK dan JKM, keduanya dilindungi Peraturan Pemerintah Nomor 70 tahun 2015 yang berlaku dari tanggal 1 Juni lalu.

“JKK dan JKM ini dipercayakan Pemerintah pada PT. Taspen,” papar Sekda saat membuka kegiatan sosialisi.

Ditegaskan Sekda, memang tidak ada ASN yang ingin mengalami kecelakaan kerja atau kematian saat bertugas. Namun yang perlu dipahami bersama, ada aturan yang melindungi ASN saat terjadi hal yang tidak diinginkan tersebut.

“Jadi ASN harus tau prosedur klaimnya JKK atau JKM,” jelas Sukri.

Oleh sebab itu, kata Sekda, para perserta harus mengikuti sosialisasi PP No 70 tahun 2015 yang dibuat BKD Kapuas Hulu dengan seksama, agar penjelasan dari PT.Taspen bisa diterima secara utuh.

“Mudah-mudahan sosialisasi ini bisa menjelaskan secara gamblang penjelasan perlindungan terhadap ASN,” tuntasnnya.

Sementara itu Kasi Umum dan SDM PT. Taspen Pontianak, Asliah menerangkan, jumlah uang yang biasa di kliem dalam JKK tergantung pada kasusnya. Sebab yang jadi dasar pengeluaran jaminan itu adalah biaya pengobatan dari pihak rumah sakit.

“Untuk JKK itu ada tabel besaran jaminan, tapi itu tentu disesuaikan lagi dengan kasus kecelakaan kerja yang terjadi,” ucapnya.

Untuk JKM, kata Asliah, jaminan ini berupa santunan uang duka atau wafat dengan jumlah tiga kali penghasilan bagi ASN. Selain itu JKM mengakomodir pula biaya penguburan dan santunan sesuai dengan tabelnya.

“Apabila ada ASN aktif yang meninggal, yang bersangkutan akan menerima asuransi kematian, tabungan hari tua akan dikembalikan. Serta bunga tabungan juga dikembalikan,” jelasnya.

Menurut Asliah, adanya JKK dan JKM adalah untuk memberikan perlindungan bagi ASN, saat menjalankan tugasnya negara.  Apabila terjadi apa-apa, misalnya kecelakaan dan sebagainya ada JKK dan JKM yang membiayai.

(yohanes/dd)

Related Posts