Warga Desak Pemkab Kayong Utara Selesaikan Pembangunan Jembatan Desa Sungai Mata-mata

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Ketua Lembaga Pengawal Pelaksana Pembangunan Kabupaten Kayong Utara (LP3KKU) Abdul Rani mendesak pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur Jembatan di Desa Sungai Mata-mata.

Kkarena menurut Abdul Rani jembatan tersebut dibangun sejak Kayong Utara belum memisahkan diri dari Kabupaten Ketapang, namun hingga saat ini belum kunjung rampung.

“Itu kan jembatan sejak zaman Kayong belum mekar, masih di zaman Ketapang, tapi hingga saat ini belum juga rampung,” terang Abdul Rani, Jumat (18/11).

Tahun ini Abdul Rani mengatakan, pekerjaan proyek di Desa Sungai Mata-mata sudah dianggarkan, diharapkannya tahun ini akses jembatan tersebut dapat segara rampung dan dapat dipergunakan masyarakat.

“Tahun ini kalau tidak salah Rp6 Miliar lebih dianggarkan, dan ini pekerjaan sudah kesekian kalinya, kita harapkan tahun ini bisa terselesaikan, dan bisa digunakan masyarakat,” jelasnya.

Pekerjaan ini menurut Abdul Rani harus selesai pada Bulan Desember tahun ini, namun melihat cuaca yang sering hujan Abdul Rani pesimistis pekerjaan itu dapat terselesaikan. Lanjutnya dengan lambannya penyelesaian jembatan tersebut akan menghambat perekonomian karena akses jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat.

“Itukan pekerjaan harus selesai Desember ini, kalau hujan terus seperti ini kita khawatirkan tidak dapat terselesaikan. Itu jalan menghubungkan antar Desa lainnya, kalau aksesnya seperti itu jelas akan mengganggu perekonomian masyarakat yang bergantung dengan akses jembatan tersebut,” tutur Abdul Rani.

Saat ini menurut Abdul Rani, masyarakat masih tegantung dengan jembatan alternatif yang keadaannya semakin hari semakin memperihatinkan. Untuk angkutan roda 4 menurut Abdul harus ektra berhati-hati bila melintas dijembatan alternatif yang berada tepat di bawah jemabatan yang sedang dalam tahap pekerjaan.

“Kemarin hampir juga ada mobil pikap yang mau jatuh, karena jembatan tersebut sudah banyak rusak juga,” tambahnya.

Sementara itu pihak Dinas Pekerjaan Umum Kayong Utara melalui Kabid Bina Marga Jumiati mengatakan saat ini pekerjaan sedang berlangsung, dan dirinya pun berharap pekerjaan tersebut dapat selesai sesuai waktu yang sudah ada.

“Saat ini sudah dikerjakan, ia sampai bulan Desember. Insya Allah selesai tahun ini. Ini pekerjaan ada progresnya, pemancangan sudah selesai, tinggal mengerjakan grader,” kata dia.

(Rizal/dd)

Related Posts