Semangat Budaya Kerja Organisasi Jadi Prioritas

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Jamiat Akadol, mengatakan dalam peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke-45 tahun ini, semangat budaya kerja organisasi menjadi prioritas.

Dikatakan oleh Sekda, keberadaan budaya kerja organisasi sebagai bagian nyata dukungan pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dan mewujudkan tuntutan profesionalisme serta pelayanan prima.

“Budaya kerja organisasi merupakan tata nilai dan kerangka kerja yang menjadi pedoman tingkah laku sehari-hari, pedoman dalam membuat keputusan serta mengarahkan tindakan anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi,” ujar Jamiat Akadol Senin (21/11).

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam rangka meningkatkan budaya kerja organisasi dalam wujud pemerintahan yang baik. Yaitu diperlukan peningkatan kinerja aparatur pemerintahan melalui program budaya kerja.

Pemerintah Kabupaten Sambas, terang Sekda telah menetapkan Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2016 guna pengembangan budaya kerja ASN Kabupaten Sambas.

“Pengembangan budaya kerja adalah untuk mendukung pelaksanaan visi Sambas Hebat dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah, unggul dan sejahtera,” terang dia.

Nilai budaya kerja ASN Pemerintah Kabupaten Sambas kata Sekda adalah SIGAP, yaitu Semangat, Integritas, Gotong Royong, Akuntabel dan Profesional.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Sambas, Dedy Zulkarnain menjelaskan dalam pelaksanaan nilai budaya kerja tersebut, dilakukan dalam beberapa tahapan.

“Tahapannya diantaranya sosialisasi, internalisasi dan institusionalisasi. Kita bentuk juga kelompok budaya kerja pada SKPD sebagai katalisator bagi pelaksanaan budaya kerja,” ungkap Dedy.

Momentum peringatan HUT Korpri ke-45 tahun 2016, disebutkan Dedy, menjadi panggung gelaran budaya kerja ASN kabupaten sambas. Diungkapkan dia, sesuai penjadwalan panitia HUT Korpri ke-45, Rabu (30/11) di Aula Kantor Bupati Sambas, akan dilaksanakan gelar budaya kerja.

“Dengan beberapa dasar aturan tentang reformasi birokrasi, kita siap menyelenggarakan gelar budaya kerja,” tutur Dedy.

(Gindra/dd)

Related Posts