Hairiah Ikut Prihatin Atas Kasus TKW Asal Sambas

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Wakil Bupati Sambas Hairiah menyampaikan keprihatinannya atas kasus yang menimpa TKW asal Dusun Sepinggan RT 34/RW 10 Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk kabupaten Sambas.

“Saat ini kasus tersebut sudah ditangani pihak-pihak terkait, sambil menunggu akan TKW tersebut dipulangkan ke Sambas,” katanya, Selasa (22/11).

Setelah dipulangkan, katanya TKW akan dilihat seperti apa kondisinya, serta bagaimana kejadian yang dialami oleh TKW itu, karena harus dilihat seperti apa kondisinya, sehingga nanti yang bersangkutan bisa dilibatkan dalam program pemberdayaan perempuan yang sedang di laksanakan.

Menurutnya, dimasa mendatang kecamatan Semparuk bisa diagendakan pelaksanaan kegiatan sosialisasi untuk mengkampanyekan hak-hak perempuan, anak serta kegiatan lainnya.

“Bisa nanti diagendakan kegiatan sosialisasi mengenai hak anak, hak perempuan serta materi lainnya dengan harapan memberikan pemahaman kepada masyarakat jika bekerja ke luar negeri itu tidak dilarang, namun harus ada persiapan yang dimiliki oleh calon TKI sebelum diberangkatkan ke negara tempatnya bekerja.

“Setiap calon TKI diharapkan harus memiliki keterampilan, melengkapi semua persyaratan. Ada perusahaan TKI yang resmi yang membawannya, sehingga ada jaminan baik secara asuransi atau jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Salah satu upaya yang dilakukan, katanya adalah melaksanakan latihan kerja, kemudian akan dibentuknya Lembaga Pelayanan Satu Pintu (LPSP) Khusus TKI di Sambas, karena upaya itu nantinya adalah untuk melindungi calon TKI.

“Kita menginginkan, jika seseoarang ingin bekerja di luar negeri, ada keputusan matang, karena di negara tempat tujuan pasti ada aturannya yang mengatur mengenai ketenagakerjaan. Begitu juga di Indonesia, persyaratan sebelum diberangkatkan, serta apa yang harus dipenuhi itu, sebenarnya sebagai upaya memberikan keselamatan dan perlindungan kepada tenaga kerja,” katanya.

Jika itu sudah dipenuhi lanjutnya, negara harus bisa menjamin dan bisa meyakinkan, jika bekerja di luar negeri akan selamat.

(Gindra/Faisal)

Related Posts