Kalbar Komitmen Pengembangan Industrialisasi Perikanan Tangkap

Cuaca Buruk, Nelayan Singkawang Takut Melaut

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk mendorong pengembangan industrialisasi di sektor perikanan terutama bidang perikanan tangkap sejak tahun 2013.

“Industrialisasi merupakan komitmen kami dan itu tentu dalam rangka bagaimana nelayan di Kalbar itu dibantu dan sejahtera,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat, Gatot Rudiyanto di Pontianak, Jumat (25/11).

Gatot menjelaskan satu di antara bagian dari industrialisasi yakni di setiap pelabuhan perikanan disediakan kawasan industri perikanan.

“Dalam kawasan tersebut kita sediakan listrik, unit pengolah limbah, jalan dan air bersih serta sejumlah fasilitas lainnya,” terangnya.

Ia mencontohkan satu di antara lokasi tersebut seperti di Pelabuhan Perikanan Pantai Sungai Rengas-Jeruju, Pontianak.

“Kembali lagi ini sudah menjadi komitmen kami untuk mengembangkan perikanan tangkap,” kata dia.

Ia menambahkan selain unit processing, industri perikanan juga didukung cold storage, ice storage dan pabrik ss.

“Selain di Pontianak ada juga di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat. Juga ada di Pangkalan Pendaratan Ikan Sukabangun-Ketapang, Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang-KKU,” kata dia.

Ia berharap ke depan pengembangan industrialisasi ikan di Kalbar lebih moderen dan beragam sehingga ada nilai tambah yang didapat baik bagi nelayan itu sendiri maupun daerah Kalbar.

Perairan Kalbar berada di dalam jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (AKLI) I. Wilayah perairan tersebut dikenal kaya akan berbagai ikan yang bernilai jual cukup tinggi baik di pasar lokal maupun internasional.

(Ant/dd)

Related Posts