KPU Pontianak Anggap Wajar Kandidat Bakal Calon Walikota Pasang Spanduk

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Komisi Pemulihan Umum (KPU)  Kota Pontianak Sujadi menilai tidak ada pelanggaran bagi bakal calon wali Kota untuk menyebar sepanduk lewat alat peraga sosialisasi.

“Ini mereka masih sebagai bakal calon, karena masih belum dimulai tahapan pemilu dan belum ada tahapan pencalonan,” katanya Senin (28/11).

Sepanduk-sepanduk calon wali kota yang tersebar di berbagai sudut kota itu,  tidak dianggap bagian dari kampaye, karena tahapan pemilu juga masih belum dimulai.

“Kalau sekarang bahasanya mensosialisasikan diri, jadi supaya dikenal orang, salahsatu bentuk sosialisasi itu menyebarkan alat sosialisasi pamplet, spanduk, bahkan di media pun bisa untuk mereka mensosialisasikan diri,” tambahnya.

Pihaknya pun tidak bisa memberikan sanksi kepada calon yang menyebar sepanduk tersebut karena memang tidak ada pelanggran terhadap KPU, apa lagi saat ini Panwaslu juga masih belum dibentuk.

“Jadi untuk sekarang, bagi mereka yang ingin mensosialisasikan dirinya dalam bentuk sepanduk baliho dan sebagainya barangkali  hanya meminta izin dengan Dispenda saja,  karena memasang spanduk segala macam itu kan ada zona-zonanya yang telah ditentukan,  ada perwanya, jadi mereka jangan melanggar perwa saja, dan itupun yang menindak bukan KPU, melainkan Pemda,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa saat ini mereka (calon wali kota) hanya berurusan kepada Dispenda terkait masalah pajak pemasangan baliho atau spanduk.

“Kalau ada terkait dengan pajak misalnya, saya kurang tahu juga ya, mungkin dalam sosialisasi ini mereka dikenakan pajak, jadi urusan mereka ke dispenda, sehingga kami juga melihat, keliling mereka mensosialisasikan diri inikan baru personal masih belum dengan pasangan,” ujar dia.

(Agustiandi/Faisal)

Related Posts