MAN IC Sambas Perlu Air Bersih

Warga Tagih Pembangunan Sarana Air Bersih

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Kepala Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sambas, Mursidin mengatakan sebagai madrasah dengan sistem asrama bagi
siswa dan tenaga pengajarnya sehingga sarana air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting.

“Saat ini ada 68 siswa ditambah dengan guru dan tenaga lainnya sebanyak 41 orang atau sekitar 109 orang tinggal di asrama MAN IC untuk melaksanakan proses belajar mengajar, dan dari aktivitas tersebut, diperlukan air untuk keperluan MCK,” terangnya, Senin (28/11).

Menurutnya, salau dihitung rata-rata, setiap orangnya memerlukan sekitar 30 liter air tiap hari untuk MCK. Jadi untuk keperluan air di MAN IC setiap harinya, bisa mencapai 3.270 liter.

Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air tersebut. Ada beberapa alternatif sumber air, mulai dari bantuan air dari PDAM, air sungai, air hujan hingga air gorong-gorong (telaga). Namun hal tersebut kurang efektif dan efisien.

“Setiap hari, sekitar enam hingga tujuh tangki air dari PDAM. Meski ada bantuan dari PDAM, itu kurang efektif dan efisien. Sehingga sampai saat ini untuk sumber air ke MAN IC masih terbatas,” katanya.

Melihat kondisi ini, MAN IC belum lama ini mengirimkan surat ke PDAM Tirta Muare Ulakan, serta ke dinas terkait lainnya di Pemkab Sambas.

“Kita melihat, kebutuhan air ini menjadi salah satu keperluan mendesak,” katanya.

Surat yang sudah dilayangkan tersebut, sekaligus mengingatkan mengenai penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah pusat dengan Pemkab Sambas. Dimana dalam poin-poin kesepakatan, Pemkab Sambas diantaranya memenuhi kebutuhan air, akses jalan, listrik, drainase dan pembangunan pagar.

“Kesepakatan antara Pempus dan Pemkab Sambas, memang tidak harus serta
merta semuanya terpenuhi. Hanya saja untuk pemenuhan kebutuhan air
bisa direalisasikan tahun ini,” katanya.

Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas, Asriadi ketika dikonfirmasi membenarkan terkait surat dari MAN IC yang ditujukan kepada pihaknya.

“Ya kita belum lama ini menerima menerima surat dari pihak MAN Insan Cendekia Sambas,” kata Asriadi ST.

Surat yang diterimanya, berkaitan dengan pemenuhan air bersih ke MAN
IC, dikarenakan ini merupakan fasilitas pendidikan, sehingga PDAM akan berupaya, terlebih ini sudah menjadi perhatian bupati Sambas untuk memajukan dunia pendidikan di kabupaten ini.

Namun dalam merealisasikannya, PDAM sangat tergantung dengan aliran dana dari Pemkab Sambas melalui dana penyertaan modal.

“PDAM Sambas telah menganggarkan pemasangan jaringan pipa dan mengalirkan
distribusi air PDAM ke MAN IC dengan menggunakan anggaran penyertaan
modal Pemerintah Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2017,” terangnya.

Sehingga dengan dana penyertaan modal ke PDAM, harus direalisasikan, dan Pemkab
Sambas bisa merealisasikan dana penyertaan modal ke PDAM untuk TA 2017, karena dana tersebut diantaranya akan digunakan untuk pembangunan pipa induk ke arah MAN IC serta masyarakat disekitarnya.

(Gindra/Faisal)

Related Posts