Banjir Lumpuhkan Aktivitas Belajar Mengajar di Teluk Keramat

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Akibat banjir yang merendam dusun Semayong desa, Sungai Kumpai sejak dua hari lalu, beberapa sekolah terpaksa diliburkan.

Diungkapkan oleh Ako Adisaputra, salah satu tenaga pengajar di SDN 30 Semayong. Sekolah tempat ia mengajar, mulai diliburkan sejak Rabu (30/11) kemarin.

“Sejak kemarin sudah diliburkan akibat banjir yang merendam dusun Semayong, siswa diliburkan sejak Rabu hingga Sabtu,” ujar Ako, Kamis (1/12).

Dikatakan jika tetap dipaksakan siswa untuk tetap bersekolah, para guru khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Lantaran sepanjang jalan desa di dusun tersebut terendam banjir.

“Maklum saja namanya anak-anak, belum sampai ke sekolah pakaian yang mereka kenakan tentu akan basah, alasan keselamatan anak-anak juga menjadi pertimbangan meliburkan para siswa,” katanya.

Ako mengungkapkan, banjir yang merendam dusun Semayong walaupun tidak sampai merendam ruang kelas di SDN 30 Semayong. Namun seluruh halaman sekolah terendam oleh banjir.

“Karena itulah siswa terpaksa diliburkan, karena jika tidak diliburkan akan mengganggu aktivitas belajar mengajar para siswa,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bukan hanya SDN 30 Semayong yang menghentikan kegiatan belajar mengajar. Sekolah lain yang juga meliburkan siswanya adalah, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Semayong dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Semayong.

(Gindra/dd)

Related Posts