Luhut: Jangan Terjebak Instabilitas yang Ganggu Ekonomi Nasional

Jakarta, thetanjungpuratimes.com  – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menginginkan berbagai pihak jangan sampai terjebak instablitas atau kekacauan yang bisa membahayakan kondisi perekonomian nasional.

“Kita semua harus sepakat jangan sampai terjebak pertikaian dan instabilitas yang membuat ekonomi kita menjadi kacau,” kata Menko Maritim dalam acara seminar nasional kemaritiman di Jakarta, Kamis (1/12).

Luhut Panjaitan menegaskan bahwa pertentangan dan pertikaian dalam negeri hanya membuat masyarakat Indonesia menjadi korban.

Menko Maritim mengingatkan bahwa salah satu tantangan eksternal yang perlu diperhatikan antara lain adalah penyebaran ajaran radikal.

Tantangan kedua, lanjutnya, adalah kondisi ekonomi global yang saat ini belum membaik.

Dia mencontohkan, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS juga membuat ketidakpastian.

“Kita belum tahu dampak ‘trade war’ (perang dagang) yang akan dilakukan Trump dengan China. Dampaknya masih kita hitung,” katanya.

Untuk itu, ujar dia, penting bagi masyarakat Indonesia untuk merapatkan barisan sesuai dengan prinsip bhinneka tunggal ika.

Secara perekonomian, Menko Maritim memaparkan bahwa secara fundamental, kondisi perekonomian Indonesia masih bagus.

Hal tersebut dinilai karena pemerintah menyadari bahwa tidak hanya pertumbuhan, tetapi juga penting pemerataan, sehingga sejumlah program pemerataan yang dilakukan antara lain seperti program dana desa.

Sejumlah tantangan lainnya yang dihadapi Indonesia, menurut Luhut, adalah bonus demografi yang harus bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin agar berdampak kepada peningkatan indeks pembangunan manusia.

(Ant/dd)

Related Posts