Nasir Minta Forikan Motori Inovasi Makanan Olahan Ikan

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir mengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) priode 2016-2018 di aula kantor Dinas Perikanan Kapuas Hulu, Jumat (2/12) pagi.

Terkukuhkannya pengurus Forikan ini untuk menghadirkan inovasi baru pada sektor hasil olahan ikan serta menstimulasi peningkatan daya konsumsi perikanan di Bumi Uncak Kapuas.

Kepala Dinas Perikanan Kapuas Hulu Roni Januardi menuturkan terbentuknya Forikan akan meningkatkan berbagai produk hasil olahan seperti kerupuk, nugget, dan makanan kuliner ikan lainnya, sehingga dengan demikian masyarakat dapat meningkat mengkonsumsi ikannya.

“Kita berharap ada inovasi dari hasil olahan ikan kedepannya, sehingga masayrakat kita jadi gemar mengkonsumsi ikan,” tuturnya, Jumat (2/12).

Roni juga berpesan agar para nelayan di Kapuas Hulu dapat terus menerus membudidayakan ikan. Supaya jumlah ikan semakin bertambah banyak dan kebutuhan konsumsi ikan di masyarakat dapat tepenuhi.

“Semoga dengan terbentuknya Forikan mampu mensejahterakan para nelayan,” ucap pria yang sebelumnya menjabat Sekertaris BKD Kapuas Hulu ini.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH mengajak masyarakat Kapuas Hulu untuk mengkonsumsi ikan, karena daging ikan memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dan berfungsi untuk mecerdaskan otak serta menjaga kesehatan tubuh.

“Ikan sangat baik untuk dikonsumsi, terutamanya bagi anak-anak yang masih kecil dan duduk dibangku sekolah, sebab dengan mengkonsumsi ikan anak akan menjadi cerdas, pola makanan menetukan kecerdasan dan kesehatan anak,” tegasnya.

Nasir mengajak masyarakat untuk mencontoh budaya masyarakat di Jepang, yang gemar mengkonsumsi ikan. Pola makan mereka mempengaruhi tumbuh kembang otak, jadi wajar saja saat ini Jepang jadi negara maju.

“Dukungan SDM manusia yang cerdas, dari pola makan yang tepat menjadi daya dukung pembangunan daerahnya,” papar Bupati.

Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan daerah penghasil ikan, menjadikan ikan sebagai makanan kegemaran. Tak luput selipkan juga makan pelengkap sesuai dengan empat sehat lima sempurna, agar menekan angka gizi buruk.

“Kita lihat memang masih ada kasus gizi buruk, ini harus diatasi bersama dengan mengkonsumsi makanan secara berimbang,” pesannya.

(Yohanes/Faisal)

 

 

Related Posts