Sutarmidji Minta Oknum Parkir yang Memukul dan Memeras di Tindak Tegas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wali Kota Pontianak Sutarmidji menegaskan agar pelaku pemukulan yang dilakukan oleh oknum juru parkir, pada Senin (5/12) di Taman Alun Kapuas itu harus ditindak tegas secara hukum.

Menurut Sutarmidji tindakan yang dilakukan oleh Jukir tersebut sudah kategori penganiayaan berat.

“Kalau buat cacat itu kan berat, kalau gigi sampai patah penganiayaan berat, tetap secara hukum harus ditindak,” tegasnya, Selasa (6/12) siang.

Ditegaskan Sutarmidji bahwa dirinya telah lama mengingatkan Jurkir, dan masyarakat melalui Dinas Perhubungan mengenai tarif  parkir yang telah ditetapkan.

“Saya sudah lama bilang, siapapun yang minta lebih, itu pemerasan, kalau kejadian kemarin itu, bukan jukir, tapi pelaku pemerasan yang melakukan penganiayaan berat,” kesalnya.

Lebih jauh ia mengigatkan tidak hanya di Taman Alun Kapuas, di lokasi mana pun jika masyarakat menemukan tarif parkir yang menyalahi aturan harus segera dilaporkan.

“Kalau parkir tidak pakai rompi itu parkir liar, masyarakat laporkan, itu pungli namanya. Jadi pungli jangan hanya dikira oleh penyelenggara negara, tapi dari masyarakat umum juga ada,” tambahnya.

Sutarmidji juga mengapresiasi Korban (Nazila) yang telah berani angkat bicara dan melaporkan masalah tersebut.

“Kejadian kemarin, saya apresiasi dengan ibu ini, dia berani, bahwa memang seribu, dan konsumen harus berani, tarif parkir motor itu memang seribu,” pungasnya.

(Agustiandi/Faisal)

Related Posts