Tahun Depan, Kejari Pontianak Bakal Ungkap Kasus Korupsi Rp5 Miliar

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Pontianak Yanuar Rezha mengatakan pihaknya akan membidik kasus tindak pidana Korupsi yang besar ditahun 2017.

“Kami belum bisa sebutkan kasusnya, karena masih sedang dilakukan penyelidikan sehingga masih rahasia,” ungkap Yanuar, Jumat (9/12).

Dikatakannya bahwa bahwa ada beberapa kasus besar pada tahun 2017 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp5 miliar.

Menurutnya, sepanjang tahun 2016, Kejari Pontianak sudah menuntaskan dua kasus tipikor diantaranya korupsi lapangan sepak bola di Pontianak Utara dengan tersangka RE dan MS yakni pejabat di lingkungan Pemkot Pontianak yang akan disidangkan awal tahun 2017.

“Untuk kasus korupsi meubeler IAIN Pontianak dengan empat orang tersangka, yakni Dul selaku PPK, Fah selaku ketua panitia lelang, Ric dan Ham selaku pihak ketiga akan disidangkan tanggal 14 Desember 2016,” ujarnya.

Sedangkan untuk kasus dugaan korupsi pengadaan jasa pengamanan DPRD Kota Pontianak, kata Yanuar sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang dihitung berapa kerugian negara.

Menurutnya, masih banyak pejabat yang tidak paham tentang aturan, sehingga akhirnya terjadi korupsi dan memperkaya diri sendiri maupun orang lain.

“Dari itu saya meminta kepada siapa saja dan dari stekholder mana saja yang merasa mengambil uang negara, dalam pembangunan maupun pengadaan barang dan jasa, untuk segera mengembalikan, sebelum berhadapan dengan hukum,” pungkasnya.

(Maulidi/Faisal)

Related Posts