Untan Kejar Status Satker Badan Layanan Umum

Pontanak, thetanjungpuratimes.com – Universitas Tanjungpura mengadakan workshop dan pendampingan Usulan Pengelolaan keuangan (PK) Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Tanjungpura dalam rangka pembahasan pengajuan usulan Unversitas Tanjungpura dalam perubahan status dari satker murni ke satker BLU oleh tim Reviewer BLU Kemenristekdikti, Kamis (15/12) di Hotel Mercure Jl. A. Yani, Pontianak.

Dalam acara ini dilakukan pemaparan dan penyampaian dokumen penyusunan BLU oleh Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Thamrin Usman DEA kepada tim reviewer mengatakan penyampaian laporan dokumen penyusunan BLU Universitas Tanjungpura ini merupakan yang ketiga kalinya.

Rektor berharap dengan penyampaian dokumen laporan penyusunan tahap ketiga oleh Untan, maka semakin cepat berubah status menjadi Badan Layanan Umum (BLU) agar kedepannya dalam meningkatkan kualitas, dan perkembangan Untan bisa lebih fleksibel.

“Saya berharap Untan bisa lebih cepat berubah menjadi BLU, bahkan nantinya bisa menjadi BH (Badan Hukum) agar Untan dapat lebih diperhatikan, dan memberikan kontribusi yang besar terhadap dunia pendidikan,” ungkapnya.

Dalam penyampaian dokumen laporan penyusunan BLU Universitas Tanjungpura, Rektor Untan menyampaikan perkembangan Untan, laporan keuangan Untan, laporan Operasonal Untan, dan laporan pendapatan Untan.

Selain itu juga disampaikan persiapan Untan untuk berubah status seperti melakukan penyelesaian administrasi, mempebaiki tata kelola Universitas secara keseluruhan, sehingga lebih efektif dan efisien, serta lebih fokus dalam meningkatan tenaga teknis terampilnya.

“Perubahan bukan mahasiswanya tapi lebih ke ilmu yang diberikan, dan tenaga terampil yang disiapkan. Saya tidak ingin ketika berubah status malah membebani mahasiswa dengan adanya kenakan SPP, itu tidak akan terjadi,” ungkapnya.

Tim reviewer dari Kemenristekdikti menanggapi hasil pemaparan dan penyampaian dokumen laporan penyusunan BLU Universitas Tanjungpura mengatakan jika Untan sudah layak, dan punya potensi untuk diajukan ke Kemenkeu untuk adanya perubahan status menjadi BLU, namun masih banyak yang harus diperbaiki lagi dalam dokumen penyusunan laporan BLU.

Laporan pada reviwer ketiga ini dinilai masih terlalu panjang ada beberapa hal yang seharusnya tidak perlu dimasukan, dan ada beberapa hal yang seharusnya lebih detail lagi untuk dijelaskan, agar nanatinya dapat meyakinkan pihak Kemenkeu, karena nantinya pada saat presentasi dihadapan Kemenkeu hanya diberikan beberapa waktu, dan slide yang terbatas.

Selain itu, untuk Badan Layanan Umum (BLU) hanya akan ada tiga struktur utama yaitu kepala BLU, Kepala Keuangan, dan pejabat teknis, dan pada fokus sasaran yang harus diutamakan dalam peningkatan oleh perguruan tinggi adalah mutu pendidikan dan Tri Dharma.

“Perguruan tinggi jangan hanya memikirkan enaknya saja, jangan memikirkan surganya saja ketika berubah menjadi BLU, tapi pikirkan juga pahitnya,” tegas Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti Ani Nurdiyani.

Selain itu, sebutnya ketika berubah status menjadi BLU Perguruan tinggi akan berbeda pengawasannya ketika masih menjadi satker murni, karena ketika berubah menjadi BLU akan lebih banyak yang mengawasi, dan ketika dirasa sudah tidak memenuhi syarat maka akan dicabut statusnya.

(Matilda/Faisal)

Related Posts