Ginjalnya Pernah Tertembak, Ramlan dkk Selalu Beraksi di Hari Libur

Thetanjungpuratimes.com – Kelompok residivis pencurian dengan kekerasan “Korea Utara” piwmpinan Ramlan Butar Butar, yang diduga sebagai pelaku perampokan dan pembunuhan di rumah Dodi Triono di Pulomas, Jakarta Timur, dikenal sadis setiap kali menjalan aksinya.

“Modus kelompok ini biasanya beraksi di hari-hari libur karena sepi,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, kemarin.

Perampokan yang mengakibatkan enam orang tewas di rumah Dodi Triono terjadi Selasa lalu di Pulomas, Jakarta Timur. Para korban disekap di kamar mandi berukuran 2X1 bersama lima orang lainnya yang kemudian selamat setelah pintu kamar mandi dibongkar oleh para tetangga Dodi.

Menurut Tito, Ramlan merupakan pemain lama di dunia kriminal. Polisi beberapa kali terlibat baku tembak dengan Kelompok Ramlan.

“Modusnya biasanya diikat-ikat dulu. Diikat, dilakban mulutnya,” papar Tito.

Kemarin sore, polisi membekuk Ramlan di rumah kontrakan di Rawa Lumbu Bekasi. Selain Ramlan, ikut ditembak Erwin Situmorang.

(rimanews.com/dsdspi)

Related Posts