“Om Lubang Om”

Jatim, thetanjungpuratimes.com – Popularnya “Om tolelot om” dimanfaatkan warga Desa Golan, Ponorogo, Jawa Timur untuk menyinggung Pemkab Ponorogo agar segera memperbaiki jalan-jalan di desa mereka yang rusak parah.

Mereka memasang spanduk bertuliskan “Om Lubang Om” di ruas jalan raya Ponorogo-Magetan.

“Sudah banyak korban. Beberapa pekan terakhir ini kecelakaan bertambah karena lubang yang cukup lebar tersebut,” kata Rendra Adi, salah satu warga, Kamis (29/12)

Miris memang, karena jalan alternatif penghubung dua Kabupaten teraebut menganga lebar dan penuh lubang. Pemasangan tulisan ‘Om Lubang Om’ bukan tanpa alasan.

Dia mengaku, pemasangan spanduk protes itu sejak Senin (26/12) malam. Karena pada hari yang sama, siangnya terjadi kecelakaan. Dan setiap Minggu ada 5 orang yang jatuh di titik lubang tersebut

Sebenarnya, lanjut dia, kecelakaan sering terjadi pada malam hari. Selain faktor lubang yang cukup lebar juga karena minimnya penerangan.

“Biasanya kecelakaan terjadi pada malam. Kan selain lubang juga tak ada penerangan,” tambahnya.

Rendra mengatakan, pengendara yang melintas di jalan itu cukup padat. Karena memang tembus ke Kabupaten Magetan. Selain itu juga jalan menuju terminal baru Ponorogo, jika dari Ponorogo bagian Barat.

Sementara salah satu pelintas jalan, Rizka Kundarto, mengaku kesulitan menghindari lubang.

“Lubangnya besar. Kadang susah menghindar. Jadi harus hati-hati,” pungkasnya.

(Rimanews/Faisal)

Related Posts