Oskar, Residivis Kambuhan ini Tewas Diterjang Peluru Polisi

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Oskar (25) warga jalan Tanjung Raya 2 Gg. Kalimantan kel. Banjar Serasan Kec. Pontianak Timur ini akhirnya tewas diterjang timah panas tim Jatanras Polresta Pontianak pada Jumat (30/12).

Kapolresta Pontianak melalui Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Andi Yul menceritakan kronologis penangkapan terhadap Oskar yang merupakan residivis pencuri kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian dengan pemberatan (curat) yang sudah enam kali keluar masuk Lembaga Pemasyarakatan (LP).

“Bermula pada Jumat (30/12) sekitar pukul 06:30 WIB, seorang korban yang bernama Suriya Triadi yang telah kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario berwarna orange yang terparkir di kost jalan Imam Bonjol Gg Hj. Mailamah, yang saat itu kendaraan dalam keadaan dikunci stang,” ujar Andi Yul, Jumat (30/12).

Merasa kehilangan kendaraan tersebut, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya kepada kepolisian Polresta Pontianak.

“Mendapati laporan itu, tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak segera mengumpulkan bukti dan saksi di sekitar lokasi kejadian dan melakukan Penyelidikan,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, di dapati informasi bahwa diduga pelaku melarikan diri ke arah Tayan (Sanggau) dengan mengendarai motor yang diduga hasil curian.

“Berbekal ciri-ciri pelaku yang disebutkan informan dan ciri-ciri motor korban, kami pada hari itu juga sekitar pukul 13.10 WIB, personil berhasil membuntuti diduga pelaku tersebut, namun diduga tersangka mencurigai kendaraan milik personil yang mengikutinya dari arah belakang,” paparnya.

Merasa diikuti, kemudian pelaku menambah kecepatan dan berusaha kabur, namun tim Jatanras tidak ingin kehilangan jejak, kemudian anggota Jatanras pun memepet kendaraan yang dikendarainya sehingga diduga pelaku tersebut terjatuh dari motor, dan berhasil diamankan sekitar Jl. Trans Kalimantan Desa Pancaroba KM.20.

Akhirnya dilakukanlah penggeledahan, dan saat itu ditemukan dibadan Oskar sebilah pisau kecil yang terselip dipinggang, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, Jatanras membawa korban kembali ke kota Pontianak beserta barang bukti dengan menggunakan mobil.

“Di dalam perjalanan terhadap diduga tersangka, kita lakukan interogasi dan Oskar mengakui perbuatannya selain di TKP tersebut, ia juga melakukan dibeberapa TKP lainnya,” terang Andi Yul.

“Lokasi tersebut sesuai LP/3723/XII/2016 Tgl 17 Desember 2016 Jam 17.50 Wib TkP: Jl. Pawan Utara No. 17 Rt/Rw 001/002 Kel. Benua Melayu laut Kec. Pontianak Selatan, pelapor A.n SUI JIN, lalu LP/3254/XI/2016 Tgl 2 November 2016 Jam 02.30 Wib
TKP Jl. Tanjungpura Gg. Asean No. 9 Kec. Ptk Selatan pelapor a.n ROY LENDY dan LP/3749/XII/2016 Tgl 20 Desember 2016 Jam 08.00 wib, TKP halaman rumah komp. VILLA BAHARI Kec. Sui. Kakap KKR. Pelapor A.n AGUSTIAN TULA PRIYATNA,” terangnya.

Akhirnya Oskar dibawa ke lokasi kejahatan yang pernah ia lakukan untuk melakukan pengecekan terhadap lokasi.

“Pada saat pengecekan TKP terakhir (TKP No.3) sekitar pukul 15.50 WIB, Oskar berhasil memanfaatkan kelengahan petugas, dalam keadaan tangan terborgol depan pelaku berhasil melarikan diri kebelakang rumah warga yang langsung terhubung dengan hutan, dan semak belukar,” sebutnya.

Namun, kata Kasat dengan sigap personil mengejarnya sambil memberikan tembakan peringatan keatas, namun hal tersebut tidak digubris oleh tersangka, dan tersangka semakin mempercepat pelariannya ke arah hutan, sehingga dengan terpaksa melakukan penembakan untuk melumpuhkan Oskar,” paparnya.

Selanjutnya, tim Jatanras melakukan penyisiran, dan ditemukan tersangka dalam keadaan terlungkup di semak-semak setelah diperiksa ternyata tembakan tersebut mengenai paha kaki kiri, dan punggung bagian kiri yang langsung menembus dadanya.

“Selanjutnya kita bawa tersangka menuju ke Rumah sakit, namun ditengah perjalanan tersangka menghembuskan nafas terakhir sehingga jenazah dibawa ke R.S Anton Soedjarwo untuk di visum awal, dan diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

(Maulidi/Faisal)

Related Posts