Tenaga Kerja China “Serbu” Indonesia

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Maraknya tenaga kerja asing asal China menjadi perbincangan di berbagai pihak. Bahkan aparat imigrasi di beberapa daerah menemukan warga asing yang ada di Indonesia tidak sesuai visanya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan, persoalan tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal tidak bisa dianggap remeh, karena dapat mengganggu kedaulatan Indonesia.

“Semua negara sangat memperhatikan dan melakukan pengawasan ketat termasuk orang-orang asing yang masuk. Tenaga kerja kita di luar negeri juga diawasi ketat,” kata Saleh dihubungi di Jakarta.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, tenaga kerja Indonesia di luar negeri tidak hanya diawasi tentang izin tinggal dan izin kerjanya, tetapi juga paham keagamaannya.

Dia mencontohkan Korea Selatan yang mendeportasi tenaga kerja Indonesia karena diduga menganut paham keagamaan yang radikal.

“Semestinya pengawasan ketat seperti itu juga dilakukan di Indonesia,” ujarnya.

Politisi PDIP, Masinton Pasribu, menilai, ada kelemahan dari aparat yang melakukan pengawasan terhadap orang asing.

“Itu monitoringnya yang lemah.‎ Evaluasi itu bisa dilakukan dalam aspek pengawasan monirong pengawasan,” kata Masinton.

Harusnya, kata politisi PDIP itu, ketika kebijakan bebas visa dilakukan, pengawasan terhadap orang-orang asing itu di Indonesia harus ketat.

“Jangan sampai menyalahgunakan bebas visa itu. Visa kunjungan tapi aktivitasnya di sini malah kerja. Nah itu kan pengawasannya yang lemah. Jadi, evaluasi itu terkait dengan sistem pengawasan dan monitoringnya. Deteksinya tidak cepat gitu lho. Harusnya kan cepat deteksi. Harusnya pengawasan dari imigrasi lebih cepat,” kata Masinton.

Related Posts