Terkait Pengusiran di Sintang, ini Penjelasan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Terkait Pengusiran di Sintang, Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, M Luthfie Hakim SH MH, menyampaikan penjelasan, seperti yang disampaikan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain (TZ) kepada dirinya, sebagai berikut :

  1. Kejadian di Bandara Sintang pagi (12/1) pukul 10:30 WIB, ketika TZ akan turun dari Pesawat Garuda (Twin Otter), dihadang sekitar 30 orang berbusana daerah. TZ sempat ditarik-tarik bajunya dan sebilah mandau menyerangnya namun alhamdulillah tidak mengenai beliau. TZ sungguh sangat heran, bagaimana mungkin senjata tajam bisa masuk sampai kaki pesawat ?
  2. Dua orang polisi naik ke atas pesawat meminta TZ untuk tidak turun. TZ menyatakan akan tetap turun, namun setelah polisi meminta-minta dengan sangat untuk tidak turun demi keamanan beliau maka akhirnya beliau tidak jadi turun dan pesawat kembali tinggal landas menuju Pontianak.
  3. Kehadiran TZ di Sintang atas undangan resmi Bupati Sintang untuk memberikan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW. Bupati sangat kecewa dengan penghadangan tersebut dan menyatakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi dengan penceramah TZ akan tetap dilakukan dengan pengawalan penuh aparat kepolisian dengan waktu pelaksanaan yang tidak dapat saya sampaikan disini. Para pelaku kekerasan tersebut sudah ada yang teridentifikasi.
  4. TZ datang ke Sintang hanya berdua dengan putra beliau Lukman Hakim, jadi tidak benar bila dikatakan beliau bertiga dengan salah satunya anggota FPI. Jelas ini bermaksud merusak nama baik FPI juga.

(Sumber PDPM Sintang/Tim)

Related Posts