Belasan orang Penjudi Diamankan Polres Kayong Utara

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Polres Kayong Utara mengamankan belasan orang tersangka judi di dua lokasi berbeda. Dari penggerebekan di dua lokasi berbeda ini pihak Polres Kayong Utara mengamankan barang bukti daun Remi Bok, Loko dan jutaan uang milik tersangka.

Menurut Waka Polres Kayong Utara, Kompol Mafiagu DP, mengatakan, penggerebekan lokasi perjudian ini berdasarkan laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas perjudian, sehingga pihak Kepolisian melakukan pengintaian dan penggerebekan di dua lokasi terpisah ini.

“Berdasar laporan dari masyarakat, dan beberapa kali kita turun masih sepi, sekitar tanggal 10 kita lakukan pengerebekan, dipimpin langsung Kasat Serse Kayong Utara. Pertama kita mengerebek lokasi (perjudian) di Sukadana, judi kartu Remi Bok, dan Loko di lokasi yang sama. Untuk Remi Bok ada 4 tersangka, Loko ada 5 tersangkanya. Barang bukti yang Remi Bok, uang Rp 1.950.000 dan kartunya. Sedangkan Loko ini Rp 6.475.000,” terang Waka Polres Kayong Utara, Kompol Mafiagu DP.

Di lokasi Kecamatan Teluk Batang, Kepolisian Polres Kayong Utara dibantu personil Teluk Batang mengamankan perjudian di sebuah rumah warga, dengan jenis judi Liong Fu. Pihak Kepolisian turut mengamankan pemilik rumah dan seorang Bandar judi Liong Fu, dengan barang bukti alat judi dan uang senilai Rp 1.705.000. Sedangkan tersangka lainnya saat ini masih dalam tahap pengembangan pihak Kepolisian.

“Sedangkan untuk di Teluk Batang ada perjudian juga yang menggunakan Liong Fu, dengan nilai uang yang kita sita sejumlah Rp 1.705.000. Ini dipimpin juga Kasat Reserse bergabung dengan personil Teluk Batang, yang TKP Teluk Batang kita amankan pemilik rumah dan bandarnya, pemainnya masih dalam tahap penyelidikan, tetap kita kembangkan,” jelasnya.

Waka Polres yang baru saja menjabat ini berharap kedepan tidak ada lagi masyarakat yang terlibat kasus yang sama. Saat ini pihak Polres Kayong Utara menempatkan tersangka perjudian di lokasi yang berbeda, karena saat ini Polres Kayong Utara belum memiliki sel khusus, sehingga beberapa tersangka dititipkan sementara di sel Polsek Sukadana dan sel Polsek Simpang Hilir.

“Harapan kita jangan sampai terjadi lagi. Saat ini para tersangka sudah kita amankan, karena Polres kita belum punya ruang tahanan, terpaksa kita titipkan di Polsek Sukadana ada 6 orang, kemudian di Melano ada 5,” tuturnya.

Belasan tersangka ini akan dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Pasalnya kita kenakan 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tambahnya.

(Rizal/Muh)

Related Posts