Jewita Sambas akan Kenalkan Potensi Wisata Sambas

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Sekretaris Jejaring Wisata (Jewita) Kalbar, Dedi Khansa, mengatakan, Komunitas Peduli Wisata Jewita Kalimantan Barat Chapter Sambas beberapa waktu lalu telah terbentuk. Sekretaris Jewita Kalbar yang juga merupakan pemuda asal Sambas ini mengatakan, tujuan hadirnya komunitas tersebut membantu mengenalkan potensi wisata di Kalbar termasuk Sambas.

“Jewita Kalbar sendiri dibentuk pada awal tahun 2016. Memasuki tahun 2017 kami membentuk Chapter Sambas dan sebagai Ketua Jewita Kalbar Chapter Sambas saudara Ahmad Fauzi. Hadirnya Jewita di Sambas diharapkan, semua potensi wisata di Sambas bisa digali secara maksimal karena basis kekuatan kami di Jewita fokus pada promosi dan publikasi baik melalui media, kegiatan dan Medsos,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, pihaknya juga berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah mengenalkan dan mempromosikan potensi daerah terutama Sambas dengan menonjolkan sisi ‘border tourism’.

“Kabupaten Sambas merupakan daerah yang unik karena memiliki perbatasan darat langsung dengan Serawak, Malaysia. Dengan letak geografis tersebut banyak potensi yang dapat menjadi peluang untuk digali terutama dari sisi wisatanya sehingga kita akan usung Sambas untuk menjadi daerah wisata perbatasn atau border tourism,” terangnnya.

Di sisi lain sebut Dedi, potensi obyek wisata di Sambas pun memang sudah memiliki pesona dan karakter tersendiri dan itu sangat menarik untuk dikunjungi. Ia memaparkan destinasi obyek wisata yang menarik di Sambas tersebut baik wisata Alam, Budaya dan Seni serta sejarah Sambas memilikinya.

Kita melihat semua potensi wisata sudah dimiliki dan unik – unik. Tinggal sekarang bagaimana mengemas dan mempromosikannya dengan masif serta melibatkan semua pihak. Sehingga Jewita hadir ingin juga berkontribusi mengenalkan Sambas dengan cara anak muda agar Sambas dikenal lebih luas,”paparnya.

Untuk mengenalkan Sambas saat ini menurut Dedi, dengan adanya media sosial dan segala sesuatu untuk infomasi melalui internat tentu tidaklah terlalu sulit. Hanya tinggal mengorganisir dan membuat tim kreatif untuk menggali sisi – sisi mana saja yang akan dikenalkan.

“Saat ini tren berwisata di mana pun sangat familiar dan bahkan bukan hanya kalangan menengah ke atas saja namun menengah ke bawah juga ramai berwisata ke daerah yang menarik. Kemudian tren berwisata saat ini juga didorong oleh informasi dari media sosial. Sehingga sisi itu yang akan kita perkuat,” kata dia.

(Gindra/Muh)

Related Posts