Nilai-Nilai Islam Bisa Mewarnai Kota Pontianak

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, nilai-nilai islam diharapkan bisa mewarnai Kota Pontianak.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kata sambutan pada acara pengukuhan pengurus cabang perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII)  Kota Pontianak, di Aula Institut Agama Islam Negeri (IAIN),  Sabtu (21/1) pagi.

Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak 67 persen penduduk di Kota Pontianak beragama Islam.

“Kita berharap nilai-nilai islam mewarnai kehidupan di Kota Pontianak, yang paling penting bukan hanya identitas tampilan, tapi bagaimana roh-roh islam yang harus ditingkatkan,” sebutnya.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan agar antar umat beragama bisa menciptakan keamanan dan ketertiban di Kota Khatulistiwa tersebut.

“Bagaimana Kota Pontianak terbangun, bukan hanya fisiknya, tapi budaya, tingkat spiritual yang islaminya juga tinggi,” tambahnya.

Terkait dengan pengukuhan pengurus cabang perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII)  Kota Pontianak ia mengatakan apa yang digaungkan oleh KB PII itu juga sangat kontras dengan tujuan Pemerintah Kota Pontianak yang ingin membangun Kota Pontianak yang islami.

“Tentunya peran PII harus menjadi pencerdas bagi masyarakat terutama bagi kadernya sendiri. Mencerdaskan dalam arti kita harus bisa memilah mana yang hak dan mana yang bathil. Dalam arti itu buruk katakan buruk dan benar dikatakan benar,” tegas Edi.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan KB PII Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar, menuturkan, satu diantara program kerja yang dirumuskan dan akan dijalankan adalah akan bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot), untuk melakukan pembinaan karakter generasi muda termasuk pelajar dan mahasiswa.

“Satu diantara fokus kerja kita nanti adalah bersinergi dengan Pemkot untuk melakukan pembinaan karakter terhadap generasi muda,” tegas Herman Hofi, setelah dikukuhkan langsung oleh Ketua Perhimpunan KB PII Wilayah Kalbar, A Munir HD.

Selain itu, Herman Hofi juga menyampaikan akan membangun sinergisitas dengan seluruh unsur elemen masyarakat dalam membangun masyarakat Kota Pontianak.

“Arti pelajar di PII sendiri adalah orang yang selalu belajar, jadi mari seluruh masyarakat di Kota Pontianak untuk bersinergi, bersama membangun untuk tercipta toleransi,  produktif, inovatif dan kreatif dalam menjadikan kota  yang kondusif,” pungkasnya.

(Agustiandi/Muh)

Related Posts