Pencuri Kayu Sandera Polisi Hutan

Blora, thetanjungpuratimes.com – Komplotan pembalak dan pencuri kayu menyandera polisi hutan di wilayah pos Sangkrah, KPH Mantingan, kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Dikutip dari Tribratanews, Kasat Sabhara Polres Blora AKP Herry Dwi, mengatakan, awalnya polisi mendapatkan informasi tentang penyanderaan itu dan masih menyelidiki kasus itu.

“Benar telah terjadi pencurian kayu, kami masih olah TKP,” Kata Herry Dwi.

Saat ini, Polres Blora, kata dia, masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelakunya. Polisi juga menyita barang bukti berupa beberapa potong kayu jati yang tertinggal di TKP, bekas tunggak dari penebangan kayu oleh pelaku.

Komandan Regu Keamanan Perhutani KPH Mantingan Suroto menyebutkan, kawasan Hutan Perhutani KPH Mantingan khususnya di Pos Sangkrah saat ini dinilai paling rawan sasaran pencuri kayu.

Kawasan hutan di wilayah tersebut sebagian besar berisi pohon jati dengan usia dan ukuran batang terbilang sudah cukup untuk dijadikan kayu bahan bangungan dan mebeul.

“Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir, regu patroli gabungan hutan jajaran polisi hutan Perhutani KPH Mantingan bersama Sat Shabara Polres Blora di wilayah tersebut telah menemukan banyak pohon jati tinggal tunggak bekas tebangan pencuri,” ujarnya.

Dikatakannya, Perhutani KPH Mantingan sering memergoki aktivitas pencuri kayu jati serta menangkap tangan tersangka pelakunya.

“Mulai dari penyergapan terhadap tersangka yang baru saja menebang dan membawa keluar hutan kayu curian, sampai menjegal mobil pengangkut jati curian di jalan raya,” kata dia.

(rimanews.com/muh)

Related Posts