Hewan Yang Positif Rabies akan Mati Dalam Waktu Satu atau Dua Minggu

Dari 1.068 Korban Rabies, 19 Orangnya Tewas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Drh. Ahmad Djauhari, M.Si menyebutkan hewan penyebar Rabies yang positif rabies akan mati dengan sendirinya dalam kurun waktu seminggu, hingga dua minggu setelah menggigit korban.

“Dalam menangani kasus Hewan Penyebar Rabies (HPR) yang di duga rabies, ketika hewan tersebut menggigit seseorang maka akan di tangkap dan di kurung. Selama hewan tersebut di kurung maka akan diberi makanan yang baik,” katanya, Rabu (25/1).

Selanjutnya, kata dia jika dalam kurun waktu seminggu hingga dua minggu anjing tersebut mati, maka kepalanya akan dipotong dan dibawa ke laboratorium untuk di periksa apakan positif rabies atau tidak.

Namun jika setelah menggigit hewan penyebar rabies tersebut kabur, dan tidak dapat di tangkap dalam kurun waktu yang sama yaitu seminggu sampai dua minggu jika ternyata hewan tersebut positif rabies maka akan mati dengan sendirinya.

Sedangkan untuk yang terkena gigitan dirinya mengatakan harus segera diberi vaksin untuk pencegahan. Namun jika ternyata hewan yang menggigit positif rabies maka setelah mendapatkan vaksin pun tidak 100 persen akan terhindar dari rabies tersebut.

“Namun jika positif rabies dan tidak terlambat pun belum tentu sembuh 100% tapi masih ada harapan, tapi kalau penanganannya terlambat ya tinggal tunggu waktu,” pungkasnya.

(Matilda/Faisal)

Related Posts