Investor Lokal Lirik PRP atas Sungai Kapuas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kasi Promosi dan Pemasaran Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak, Hendra Feilani mengungkapkan ada investor lokal yang berniat membikin arena pertunjukan layaknya Pekan Raya Pontianak (PRP) di atas sungai Kapuas.

Dirinya mengakui, arena pertunjukan atas sungai seperti PRP atau yang dulunya dikenal dengan Arena Remaja itu merupakan idenya. Ide itu lantas dipaparkan ke investor tersebut yang kemudian disambut baik.

“Mereka (investor) sedang mencari konsultan untuk mendesain, di mana titik kordinat yang akan dibangun,” katanya, Kamis (26/1).

Ia mengatakan sudah mempunyai gambaran terkait arena pertunjukan tersebut. Rencana lokasinya berada di persimpangan sungai Kapuas dan sungai Landak. Hanya saja memilih lokasi yang tidak dilalui kapal besar.

“Arena itu dibuat luas sebagai tempat pertunjukan. Arena itu nantinya dikelilingi oleh tribun penonton. Akses masuknya dari arah Pontianak Kota yang memang jauh lebih mudah,” paparnya.

Nantinya, kata Hendra di tengahnya akan ada pertunjukan multi etnis, multi kultur.

“Kalau kita mau maju jangan memandang beberapa etnis saja, kalau dapat semua etnis di Pontianak kita rangkul,” tambahnya.

Pertunjukan seni budaya di darat memang seringkali terkendala tempat. Jika disediakan di atas sungai, tentu memiliki nilai lebih dan daya tarik tersendiri. Jika pun tak ada agenda pariwisata tingkat atas, bangunan ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan lokal, seperti pertujukan musik atau arena olahraga.

“Saya yakin kalau ini bisa dilaksanakan, jangankan turis lokal, turis mancanegara akan hadir. Contoh di Singkawang, untungnya ratusan miliar sampai Pontianak dapat percikannya. Kalau ini kita buat, bisa-bisa turis tidak lagi lari ke Singkawang,” jelasnya.

Pembangunan arena itu memang memiliki proses dan anggaran besar, sehingga tidak mungkin dikerjakan Pemkot sendirian. Oleh sebab itu, Hendra pun berinisiatif melibatkan pihak ketiga, dan tinggal Pemkot dalam hal ini kepala daerah dan pihak ketiga tersebut yang bernegosiasi.

“Berikutnya nanti Pak Wali lah yang berwenang, kita hanya beri usulan. Kalau sudah semua jadi, akan diajukan,” ucapnya.

Jika berhasil dilaksanakan, disamping membuka peluang lapangan kerja, dia yakin Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat. Hotel-hotel bakal penuh dan retribusi lain didapat.

“Masyarakat Pontianak ini haus hiburan dan pariwisata kita kurang. Kalau pun ada, hanya taman, sehingga banyak masyarakat Pontianak liburan di Singkawang,” tutupnya.

(Agustiandi/Faisal)

Related Posts