Tiga Orang di Tayan Diamankan, Tersangkut Curat dan Narkoba

Sanggau, thetanjungpuratimes.com – Petugas Polsek Tayan Hilir mengamankan CH alias Bolim (20) warga Desa Kawat serta RS alias Rian (29) dan DD (39), keduanya warga Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan  Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (28/1) sekira pukul 15.30 WIB.

Ketiga warga Tayan Hilir itu disangkakan sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dan penyalahgunaan narkoba.

Wakapolsek Tayan Hilir, IPDA Rahmad Kartono SH, menuturkan, penangkapan terhadap ketiga tersangka itu bermula saat Tim khusus Polsek Tayan Hilir, melaksanakan penyelidikan terhadap adanya pengaduan warga atas kehilangan handphone (HP), baik itu di dalam rumah maupun dijambret saat dijalan.

“Ketiga tersangka ini diamankan saat tim khusus dibentuk Pak Kapolsek AKP Denni Gumilar, untuk mengungkap kejahatan curat itu,” terang pria asal Kampung Dalam Pontianak ini.

Ditambahkan mantan KBO Reskrim Polres Sanggau ini, sekira pukul 15.30 WIB tim unit Reskrim Polsek Tayan Hilir berhasil mengamankan tersangka CH alias Bolim diduga sebagai  tersangka curat dengan tempat kejadian  perkara (TKP) Dusun Piasak, Desa Pedalaman.

Tak berapa lama, petugas melaksanakan interogasi dan penggeledahan terhadap tersangka CH dan ditemukan di dalam saku celana bagian depan sebelah kiri terdapat narkotika jenis shabu yang disimpan di dalam sebuah dompet kecil warna bermotif bola warna warni yang berisikan masing-masing sebuah plastik bening berklip yang diduga berisikan narkotika jenis shabu sharga Rp 100.000, alat hisap/bong, sebuah peniti dan 3 buah pipa kaca.

“Nah, mendapati itu anggota terus mengejar asal-usul barang tersebut. Dan kemudian diakui tersangka CH bahwasanya BB tersebut baru dibeli dari tersangka RS alias Rian,” jelas pria dengan satu balok di pundak ini.

Selanjut kata Rahmad,  dengan cepat anggota unit Reskrim Polsek Tayan Hilir langsung mendatangi kediaman tersangka RS. Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap rumah serta badan RS dan ditemukan BB berupa, 5 paket plastik bening berklip yang diduga berisikan narkotika jenis shabu-shabu yang disimpan dalam sebuah kotak warna putih merk Pixy, sebuah Hp merk Nokia warna hitam, uang hasil penjualan sejumlah Rp 1.500.000 terdiri dari 10 lembar uang pecahan Rp 100.000 dan 10 lembar uang pecahan Rp 50.000.

“Ketika diinterogasi, tersangka RS mengakui jika narkoba itu milik DD. Menurut tersangka RS barang tersebut dititipkan pada dirinya untuk diperjualbelikan lagi,” jelas dia.

Mendapat nyanyian tersangka RS teraebut, tim unit Reskrim Polsek Tayan Hilir langsung menuju ke rumah tersangka DD dan dilakukan penggeledahan. Namun tidak ditemukan BB. Akan tetapi tersangka DD mengakui  narkoba yang dititipkan kepada tersangka RS merupakan milik dia,” pungkasnya.

Ketiga tersangka saat ini, sudah diamankan di Mapolsek Tayan Hilir guna proses hukum lebih lanjut.

(Muhammad/Muh)

Related Posts