KY Sodorkan Komisioner Masuk Majelis Kehormatan MK

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Komisi Yudisial (KY) menunjuk salah seorang komisionernya masuk sebagai anggota Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi terkait kasus suap yang menimpa salah satu Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar.

“Namun KY belum dapat mempublikasi nama pimpinan yang ditunjuk sebagai anggota majelis sidang kehormatan tersebut lantaran proses administrasi pelaksanaan sidang belum lengkap sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar juru bicara KY, Farid Wajdi, dalam keterangan tertulisnya, hari ini.

KPK pada pekan lalu menangkap beberapa orang dalam kasus dugaan suap mempengaruhi putusan judicial review UU Peternakan di MK. Dalam penangkapan yang disebut KPK sebagai Operasi Tangkap Tangan (OTT), hakim MK, Patrialis Akbar turut ditangkap di Grand Indonesia, Jakarta.

Sesuai dengan kewenangan konstitusional yang dimiliki, KY telah menyiapkan salah seorang pimpinan untuk mengikuti prosesi pelaksanaan sidang majelis kehormatan dimaksud.

Farid mengatakan, belajar dari berbagai peristiwa dugaan perbuatan yang melanggar kode etik oleh jajaran pengadilan, KY mengimbau bahwa mesti ada upaya yang sifatnya terus menerus dilakukan agar jajaran pengadilan tidak memperdagangkan hukum dan keadilan.

“Juga penting diperhatikan keteladanan dari pimpinan dan jajarannya agar tidak menyalahgunakan kekuasaan atau jabatan, sehingga praktik perdagangan hukum dapat dinihilkan,” tutur Farid.

(rimanews.com/muh)

Related Posts