Pasangan Pelajar “Ngamar”, Juminggu: Harusnya Penginapan Anugrah Selektif Menerima Tamu

Kayong Utara, thetanjungpuratimes.com – Aktivis Pemerhati lingkungan dan Pemuda Kayong Utara Juminggu menyayangkan beberapa penginapan yang dengan bebas memfalisitasi pelajar untuk menyewa kamar.

Seharusnya, kata Juminggu pihak penginapan dapat memverifikasi data setiap warga yang ingin menyewa kamar, sehingga anak masih dibawah umur, dan masih berstatus pelajar tidak mudah untuk menyewa kamar penginapan.

“Kalau saat ini saya lihat sangat mudah anak-anak ini menyewa kamar, terlebih yang masih pelajar. Seharusnya pihak Penginapan dan hotel harus melihat Kartu Identitas Penduduk, kalau pelajar yang dibawah 17 tahun kan belum ada KTP jadi jangan di izinkan menginap,“ terangnya, Senin (30/1).

Dirinya menilai, para pemilik penginapan hanya ingin mengejar keuntungan tanpa memikirkan dari dampak negatif yang dilakukan pelajar.

Dikatakannya, Jika generasi muda ini terus menerus melakukan  hal negatif tentu masa depan pun akan rusak.

“Kalau saat ini saya lihat pengusaha penginapan hanya ingin mencari keuntungan, tidak memikirkan masa depan anak-anak ini, mereka ini penerus bangsa,” jelasnya.

Bahkan Penginapan Anugrah saat dilakukan penggerebekan oleh anggota Satpol PP ini terdapat beberapa pasangan bukan suami istri, beberapa diantaranya masih berstatus pelajar.

Dari informasi di dapat, penginapan Anugrah ini milik satu diantara anggota DRPD Kayong Utara, hal tersebut di perkuat dari pernyataan pengelola penginapan yang membenarkan bahwa pemilik penginapan adalah anggota DPRD aktif di Kabupaten Kayong Utara.

(Rizal/Faisal)

Related Posts