Tujuh Kepala Dinas Pemprov DKI Diisukan Dukung Agus-Sylvi

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Komisi A DPRD DKI Jakarta mendesak agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengusut dugaan terjadinya keberpihakan Kepala Dinas di lingkungan Pemprov DKI untuk memenangkan pasangan calon Agus-Sylvi di Pilkada DKI.

“Ini harus diusut, kalau terbukti harus ditindak tegas. Sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak boleh ada PNS melakukan dukung-mendukung,” ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P. Ahmad kepada Rimanews, hari ini.

Dalam Pilkada DKI Jakarta, tiga pasangan akan bertarung memperebutkan posisi kepala daerah di ibu kota Indonesia. Agus harimurti-Sylviana Murni maju didukung Partai Demokrat, PAN, PPP dan PKB. Untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama diusung oleh PDIP, Hanura, Nasdem dan Partai Golkar. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, maju melalui dukungan Parta Gerindra dan PKS.

Wakil Sekretaris DPW PKB DKI Jakarta, Ahmad Muslim, sebagai partai pendukung Agus-Sylvi, secara mengejutkan menyebutkan, ada tujuh Kepala Dinas di Pemprov DKI Jakarta yang siap memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sesuai dengan Undang-Undang ASN, kata Riano, seorang PNS DKI sangat dilarang untuk memberi dukungan dan teraviliasi untuk memenangkan salah satu pasangan calon tertentu di Pilkada DKI.

Dia menyebutkan, tindakan tegas bagi tujuh Kepala Dinas tersebut bisa saja berujung pada pemecatan.

“Tapi dilihat dulu dari kesalahan yang dibuat, ada klasifikasinya tidak bisa juga main pecat,” ungkap dia.

(rimanews.com/muh)

Related Posts