Kasus Patrialis, KPK Sita 11 ribu dolar Singapura dari Basuki Hariman

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Penyidik KPK‎ menyita uang Sing$ 11.300 dari brankas PT Sumber Laut Perkasa, kantor milik Basuki Hariman yang diduga untuk menyuap mantan hakim MK, Patrialis Akbar, Jumat pekan lalu.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menjelaskan, uang ribuan dolar itu diduga berkaitan dengan suap judicial review Undang-Undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. ‎

“Setelah dibuka (brankasnya) ditemukan uang Sing$ 11.300. Uang ini diduga terkait perkara yang sedang disidik KPK saat ini,” ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

KPK menangkap Patrialis, Basuki dan Kamal, dalam operasi yang mereka sebut sebagai operasi tangkap tangan, pekan lalu. Ketiganya diciduk di tiga tempat berbeda, tapi Patrialis dan Basuki membantah melakukan dan menerima suap.

Febri menambahkan, uang tersebut ditemukan bersamaan dengan temuan dokumen dan 28 stempel yang diantaranya terdapat stempel dua kementeriaan dan stempel organisasi halal internasional, tapi dia enggan merinci.

“Informasinya cukup berharga dokumen itu,” katanya.

(rimanews.com/muh)

Related Posts