Unjuk Rasa Tolak Kebijakan Trump Masuki Hari Keenam

AS, thetanjungpuratimes.com – Aksi protes terhadap kebijakan Presiden Donald Trump yang melarang warga tujuh negara mayoritas Muslim masuk ke Amerika Serikat terus terjadi dan sudah memasuki hari keenam.

Ribuan orang berkumpul di pusat kota Minneapolis, negara bagian Minnesota, Selasa, untuk menyuarakan kemarahan mereka atas perintah eksekutif kontroversial yang ditandatangani Trump pekan lalu.

Ini merupakan demonstrasi besar kedua yang digelar di kota berjuluk Twin Cities tersebut. Sebelumnya, unjuk rasa di Bandar Udara Internasional St. Paul dihadiri oleh sedikitnya 1.500 orang pada akhir pekan lalu.

Aksi kali ini dimulai di depan gedung pengadilan federal dan dihadiri oleh sedikitnya 5.000 orang. Wali Kota Minneapolis Betsy Hodges dan Jaylani Hussein, direktur eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam cabang Minnesota, turut hadir dalam unjuk rasa tersebut.

“Presiden Trump berusaha menghukum kota (yang menentang kebijakannya),” kata Hodges saat berorasi, merujuk pada ancaman presiden yang hendak menarik dana federal, dikutip dari Press TV, Rabu (1/2).

“Hal ini tidak akan terjadi selama saya menjabat,” tegasnya. “Kita akan membela prinsip-prinsip kita dan kita dapat melakukannya karena Anda berdiri di sini bersama kami.”

Di tengah teriakan “Kita harus melawan,” Hussein berjanji CAIR akan mengajukan tuntutan kepada pemerintahan Trump.

Sementara itu, ratusan orang juga berkumpul di depan kantor pemerintah negara bagian South Carolina untuk memprotes kebijakan imigrasi Trump.

“Katakan dengan lantang dan jelas, ‘Pengungsi diterima di sini,” kata pengunjuk rasa yang membawa berbagai macam poster seperti “Pengungsi diterima,” dan “Biarkan mereka masuk.”

(Rimanews/Faisal)

Related Posts