Dinas Pendidikan KKR : Siswa Dilarang Pacaran di Sekolah

Kubu Raya, thetanjungpuratimes.com –  Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Syarif Muhammad Firdaus, mengatakan, bahwa siswa- siswi yang ada di sekolah itu untuk belajar, bukan berpacaran.

“Mereka sekolah hanya enam jam saja, masuk jam tujuh pagi, pulang jam satu siang. Sedangkan di atas itu, mereka hanya melakukan kegiatan ektra kurikuler,” ujar dia saat dihubungi via telepon.

Dirinya menerangkan, jika seorang siswa berada di sekolah, terdapat perbuatan-perbuatan yang tidak benar, termasuk pacaran, sekolah wajib untuk menegur siswa tersebut.

“Disitulah peran guru-guru di sekolah, dalam mendidik dan mengarahkan seluruh murid-muridnya, agar tidak berpacaran di dalam suatu sekolah,” terang dia

Dirinya menjelaskan, selain guru, peran orang tua juga dibutuhkan dalam membantu mengawasi anak-anaknya ketika berada di luar jam sekolah.

“Masih ada 18 jam, anak-anak itu berada di luar sekolahnya, baik itu di rumah, ataupun di sekitar lingkungan tempat tinggalnya,” jelas dia.

Dirinya berharap, adanya partisipasi aktif dari para orang tua murid ataupun wali murid dalam menjaga dan mengkontrol anak-anaknya diluar jam sekolah.

“Apalagi, sekarang ini, eranya sangatlah luar biasa. Dan sudah banyak kasus terjadi di luar sana, seperti anak-anak yang ngelem, dan pemakaian obat terlarang lainnya,” tandasnya.

(Viky/Muh)

Related Posts