Pemkot Pontianak Susun Standar Pelayanan Organisasi Perangkat Daerah Perubahan

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar rapat dalam rangka menyusun Standar Pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Perubahan tahun 2017, di Aula SSA kantor Wali Kota, pada Selasa (14/2) pagi.

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan, rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan untuk memberikan laporan evaluasi kepatuhan dalam pelayanan publik yang sesuai dengan Undang-undang nomor 25 tahun 2004.

“Kota Pontianak kan sudah dua tahun berturut-turut, tahun 2015-2016, mendapat penghargaan tertinggi se Indonesia, bahkan pada tahun 2016 kita mendapatkan nilai 98,36, artinya seluruh pelayanan publik kita itu rata-rata 98,36, ada di beberapa SKPD itu 100 nilainya,” katanya saat menghadiri rapat tersebut.

Kedepan, lanjut Edi, pihaknya mengharapkan pelayanan publik di Kota Pontianak akan mendapat nilai 100 secara keseluruhan. Pengaruh pelayanan publik mempunyai andil yang besar dalam daya saing sebuah kota, dan hal tersebut menjadi arahan yang selalu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kita sebagai sebuah kota harus mempunyai daya saing yang tinggi untuk menarik investor, dan pertumbuhan ekonomi, dan alhamdulillah Kota Pontianak dengan pelayanan publik yang baik, terus dengan tata kelola ekonomi yang terbaik juga, ini memberikan angin segar kepada investor,” paparnya.

Menurut Edi, jika hal tersebut tidak didukung oleh semua jajaran di pemerintahan kota, baik dari pejabat maupun stafnya dalam melakukan pelayanan, prestasi kota yang sangat membanggakan tersebut tidak akan mungkin akan tercapai.

Untuk OPD yang belum mendapat nilai maksimal, Edi mengatakan, tetap akan memacu agar pelayanan di OPD tersebut bisa memberikan pelayanan yang ekstra kepada masyarakat. Pihaknya akan bersama-sama mencari apa sebenarnya yang menjadi kendala.

“Apa kendalanya, apa permasalahannya, kita akan berikan arahan-arahan dan akan kita monitoring dan kita evaluasai kinerjanya. Tapi rata-rata kita sudah zona hijau semua, artinya sudah di atas 80, tidak ada yang zona kuning apalagi zona merah,” pungkasnya.

(Agustiandi/Muh)

Related Posts