GIZ dan Pemkab-KH Buat MoU Baru

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – GIZ (perwakilan Pemerintah Jerman) dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu membuat nota kesepahaman atau MoU baru di tahun 2017 ini.

Pembuatan MoU berlangsung di Aula Bappeda Kapuas Hulu, Rabu (22/2) pagi. Kesepakatan kali ini lebih pada pengembangan rantai pasokan pertanian berkelanjutan, pembangunan ekonomi dan meminimalkan laju deforestasi di Bumi Uncak Kapuas.

Dengan adanya MoU tersebut, Asisten III Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu, M. Yusuf berharap, dapat meningkatkan kapasitas pemerintah dan masyarakat lokal, untuk mempromosikan produk-produk petanian dari Kapuas Hulu. Selain itu ada pula akses ke pasar internasional.

“Dengan pendekatan inovatif ini, Kapuas Hulu bisa memposisikan diri sebagai daerah sumber terpilih di Indonesia,” ungkapnya.

Direktur Program Giz-Forclime, George mengaku, pihaknya sudah cuku lama berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, khususnya di bidang kehutanan.

Forclime sangat mendukung pembangunan Kawasan Penguasaan Hutan (KPH), hutan desa, kegiatan mengenai madu dan agroforestry, Fre, dan lainnya.

“Dengan adanya kerjasama ini kami sangat senang. Ini mandat untuk pendekatan yang holistic mengenai pertanian dan kehutanan,” ujarnya.

George mengatakan GIZ kedepannya akan mulai dengan kegiatan yang telah dilakukan selama ini. Konteksnya, kata dia, berupa resolusi konflik berdasarkan kegiatan Forclime dan Working Group Tenure (WG-T) bersama Pemda Kapuas Hulu, dengan Desk Resolusi Konflik.

” Desk Resolusi Konflik itu sesuatu yang khusus sekali dan sangat pribadi, ini adalah suatu prakondisi untuk investasi dari pihak luar di Kapuas Hulu,” tutupnya.

(Yohanes/Faisal)

Related Posts