Hari Ke 8 Pencarian Fadhil Terkendala Hujan

Kapuas Hulu, thetanjungpuratimes.com – Hingga hari kedelapan pasca tenggelamnya Fadhil (7) di Sungai Kapuas, pencarian masih dilakukan. Timsar dari Sintang, jajaran Pemda Kapuas Hulu, TNI-Polri serta masyarakat setempat terus menyisir sungai Kapuas. Sayangnya pencarian terpaksa terhenti karena cuaca hujan.

“Kita ikut cari, tapi korban belum ketemu. Sementara kami  juga tidak bisa lanjut karena hujan, kalau sudah reda baru dilanjutkan.,” kata Sani, salah seorang staff Humas Setda Kapuas Hulu yang ikut melakukan pencarian, Rabu (22/2) Pukul 13.00 WIB.

Sani menjelaskan, dirinya bersama 5 rekan dari Bagian Humas dan Umum Setda Kapuas Hulu sengaja izin kepada atasan untuk ikut membantu pencaharian Fadhil. Untuk lokasi pencarian sendiri dengan radius 20 km dari lokasi tenggelam.

“Kami tidak terlalu jauh karena ada masukan dari warga agar memeriksa lokasi-lokasi yang banyak kayunya. Karena ada kemungkinan tubuh korban tenggelam itu tersangkut,” ucapnya.

Menurut Sani, ada kemungkinan korban tersangkut di kayu yang ada di sungai Kapuas. Apalagi sudah lebih dari tiga hari tubuh korban belum juga mengapung.

“Kalau dari pengalaman kejadian tenggelam yang ada di sungai Kapuas ini, dalam keadaan air tidak pasang tiga hari tubuh korban sudah muncul. Namun ini belum juga ketemu, mungkin sangkut di dalam air di kayu yang ada di tengah atau pinggir sungai,” tuturnya.

Sani berharap, upaya pencaharian petugas dan masayarakat bisa segera membuahkan hasil. Korban Fadhil bisa segera ditemukan. “Semua pihak sudah berusaha, kita tetap berharap cepat ketemu,” tutupnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan Rabu (22/2), TNI-Polri dan masyarakat di pesisir Kapuas seperti desa Sungai Uluk, Jaras dan Bika, masih melakukan penyisiran di pinggir sungai atau pun memeriksa objek di tengah sungai yang berpotensi untuk korban tenggelam tersangkut.

Pada hari-hari sebelumnya, tim gabungan bahkan melakukan penyelaman ke titik-titik yang dianggap berpotensi jadi tempat tubuh korban tersangkut. Namun upaya tersebut tidak bisa dilanjutkan karena air sungai Kapuas meluap, akibat curah hujan yang tinggi. Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, belum ada informasi lanjutan ditemukannya korban Fadhil.

(Yohanes/Faisal)

Related Posts