Imtek Soroti IKM di Kabupaten Sambas

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Ikatan Mahasiswa Kecamatan Teluk Keramat (IMTEK) Imbran, mengatakan selama ini, pihaknya tidak pernah mendengar  pencapaian indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di Kabupaten Sambas. Padahal ini merupakan kewajiban bagi tiap daerah.

“Padahal setiap Pemerintah daerah berkewajiban untuk memberikan pelayanan publik, Setiap daerah melakukan hal tersebut, tapi kita tak ada mendengar dan membaca terkait hal itu dari Pemkab Sambas,” katanya, Rabu (22/2).

Menurutnya, seperti tertuang dalam peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2014 pasal 2, dikatakan bahwa penyelenggara pelayanan publik wajib melakukan survei kepuasan masyarakat secara berkala minimal satu kali setahun.

Pencapaian IKP, lanjut dia, adalah tolak ukur kepuasan masyarakat Kabupaten Sambas pada khususnya untuk melihat keberhasilan membangun masyarakat yang berkeadilan, bukan hanya pengerjaan bentuk fisik seperti betonisasi dan pencapaian adipura, tetapi pelayanan dari berbagai leding sector utamanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Karena sebaik baiknya pemimpin adalah pelayan bagi masyarakatnya,” ujarnya,

Dirinya berharap Kabupaten Sambas melakukan survei IKM, guna menjadi landasan perbaikan pelayanan publik.

“Jadi masyarakat harus mengetahui hal tersebut. Apa lagi ini bukan rahasia negara, tapi merupakan informasi publik. Jadi masyarakat berhak mendapatkan informasi,” ujarnya.

“Dimana kolaborasi antara pemerintah, swasta dan civil socienty sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pelayanan prima. Jadi kami minta pemda mempublikasikan, supaya masyarakat bisa terlibat dalam mengawasi kinerja pelayan publik,” pungkasnya.

(Agustiandi/Faisal)

Related Posts