Habib Novel Tolak Hadiri Majelis di Kampung yang Menangkan Ahok

Jakarta, thetanjungpuratimes.com – Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengklaim ulama, habaib, kyai, ustadz, ustadzah seluruh Jakarta menyatakan menolak hadir di semua majelis atau acara di kampung yang warganya memenangkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Tindakan ini berlaku mulai hari ini hingga putaran kedua pilkada yaitu 19 April 2017,” kata Novel kepada Suara.com, Jumat (24/2).

Novel menegaskan bila dalam putaran kedua, kampung-kampung tersebut masih tetap memenangkan Ahok, dia dan para tokoh agama Islam akan menolak menghadiri acara selama lima tahun ke depan.

“Kami juga bersepakat untuk tidak akan mengurus kematian, menyalatkan (salat) dan mendoakan warga yang nyata-nyata memilih Ahok. Hal ini berlaku di seluruh kampung di Jakarta,” kata Novel.

Novel kemudian menyebutkan dalil-dalil dalam Al Quran yang disebutnya mendasari sikap yang disampaikannya.

Novel mengaku telah membuat selebaran-selebaran yang berisi pemberitahuan kepada umat. Selebaran tersebut disebar ke masjid dan musala agar sampai ke tangan warga.

Pilkada Jakarta putaran kedua akan diselenggarakan pada 19 April 2017. Pilkada akan diikuti pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Novel membantah sikapnya terkait dengan kepentingan pilkada. Novel menekankan bahwa sikapnya dalam konteks kenegaraan di daerah mayoritas Islam.

Novel menegaskan sikapnya ini atas nama pribadi bukan atas nama Front Pembela Islam.

(Suara.com/Faisal)

Related Posts