Pemdes Segarau Parit akan Tandai Rumah Warga yang Keluarganya Ikut UN

Sambas, thetanjungpuratimes.com – Untuk mensukseskan pelaksanaan ujian dikabupaten Sambas, mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tidak terkecuali oleh kepala desa, seperti disampaikan oleh Surianto, kepala desa Segarau Parit kecamatan Tebas kabupaten Sambas.

“Dalam mendukung pelaksanaan ujian, baik ujian sekolah maupun ujian nasional. Pemerintah desa Segarau Parit akan memberi tanda, bagi rumah yang anggota keluarga rumah tersebut mengikuti ujian,” katanya, Jumat (24/2).

Langkah yang juga akan dilakukan menurut Surianto, memberlakuan jam wajib belajar bagi siswa. Pemberitahuan awal kepada masyarakat, bagi siswa dan siswi yang mengikuti ujian dapat diketahui oleh masyarakat.

“Pemberitahuan awal supaya masyarakat mengetahui bahwa ada anak tetangganya, atau¬† warga didekat mereka yang ikut ujian sekolah,” ujarnya.

Dijelaskan dengan pemberitahuan tersebut, akan mudah untuk melakukan pengawasan dan kontrol kepada anak yang akan mengikuti ujian. Sehingga bisa mengawasi anak-anak yang akan ikut ujian,

“Kita juga mengimbau para orang tua maupun warga, khususnya pihak kesehatan agar bekerjasama untuk mengawasi, dan mengontrol kesehatan anak yang akan melaksanakan ujian. Sehingga tidak menghambat persiapan untuk ujian, maupun pelaksanaan ujian kepada anak yang akan melakukan ujian,” terangnya.

Selain itu juga, katanya diupayakan harus ada tanda khusus dirumah warga, terutama bagi akan mengikuti ujian. Tanda tersebut seperti beri seperti pita dengan warna tertentu, atau tulisan bahwa anak dirumah tersebut ada ikut ujian.

“Ini supaya masyarakat mengetahui bahwa dirumah tersebut ada peserta ujian, begitu juga dengan tetangga mereka juga menjadi tahu. Selain itu kita himbau juga melalui lisan,” jelas Surianto.

Mengenai jumlah siswa yang akan mengikuti ujian, Surianto masih belum mengetahui secara pasti.

“Dalam waktu dekat ini akan terlebih dahulu didata berapa jumlahnya, bersamaan dengan pemasangan tanda khusus berupa pita nantinya. Namun yang jelas, untuk sekolah terdapat 1 SMA, 1 SMP serta 3 sekolah dasar,” ucap Surianto.

(Gindra/Faisal)

Related Posts