Kapolri : Rasa Kebhinekaan Harus Disegarkan Kembali untuk Menguatkan Rasa Kesatuan Terhadap NKRI

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Tito Karnavian mengatakan, untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), rasa Kebhineka Tunggal Ika harus direfresh atau disegarkan kembali. Hal tersebut bertujuan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan cinta terhadap NKRI.

“Rasa kebhninekaan ini harus direfres agar masyarakat dapat memperkuat tali persatuan di dalam keunikan atas keanekaragaman budaya, suku, dan bangsa yang ada di NKRI,” ujar Kapolri saat memberikan Kuliah Umum di Gedung Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan) pada Senin (6/3) siang.

Dirinya menerangkan, jangan menganggap remeh konflik yang terjadi di seluruh lingkungan dalam berbagai lapisan masyarakat.

“Konflik sekecil apapun itu, baik itu antar individu, sampai dengan antar kelompok. Jangan pernah dianggap remeh, karena akan sangat berbahaya jika disepelekan,” terangnya.

Dirinya menilai, awal terbentuknya NKRI yaitu dari penjajahan yang menimbulkan rasa kebersamaan untuk ingin merdeka, tanpa memandang keragaman suku, budaya dan bangsa.

“Dari hal inilah muncul masa pemberontakan, lalu rasa kebersamaan untuk perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Dan tidak terasa, hal itu bertahan sampai saat ini,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya perbedaan suku, budaya di NKRI, untuk memperkuat kecintaan dan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.

“Agar NKRI kita ini menjadi negara kesatuan yang solid, dan tidak mudah goyah dalam menghadapi setiap konflik yang dapat menjurus pada perpecahan,” tutupnya.

(Viky/Muh)

Related Posts