Bupati: Anak Membutuhkan Bimbingan dan Perhatian Khusus

Sintang, thetanjungpuratimes.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno, menyampaikan bahwa anak usia tingkat Sekolah Dasar kedepannya akan mengalami proxy world yang memerangi arus globalisasi yang negatif. Sehingga anak membutuhkan bimbingan dan perhatian khusus kepada anak agar terhindar dari pengaruh negatif.

“Melalui dakwah amar ma’aruf nahi munkar adalah untuk memberikan sebuah pendidikan, pengajaran, kesehatan yang dapat diamalkan didalam dunia pendidikan, seperti lembaga pendidikan yang dikembangkan oleh Muhammadiyah mulai dari TK, SD, SMP, SMA,” terangnya, saat menghadiri peresmian Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah di Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.

Bupati juga menyampaikan bahwa ada beberapa fase yang  harus dilewati anak-anak kita mulai dari umur 6 tahun hingga 12 tahun, fase pertama yaitu, pada tahun 2020 hingga tahun 2045 sianak akan mengalami yang namanya bonus demografi yang mana pada usia 15 tahun hingga 55 tahun itu lebih banyak di Kabupaten Sintang, dan ini merupakan usia yang produktif.

“Kita hitung saja dalam persen ada sekitar 64% anak yang produktif, sehingga merupakan berkah bagi kita semua dan ini merupakan peluang emas untuk maju kedepan, akan tetapi disemua itu pasti ada tantangannya yaitu kita harus pandai mengendalikan anak-anak kita dengan memberikan bimbingan berbagai ilmu pengetahuan, budi pekerti yang baik, ajarkan perilaku yang baik, hingga demikian kedepannya akan mampu bersaing hidup di tengah masyarakat,” sebut Jarot.

Dirinya mengajak seluruh warga untuk menanamkan budaya melihara hutan, dan tanaman yang ada di lingkungan sekitar karena hutan alam yang luas akan berdampak baik bagi masyarakat Sintang kedepannya.

Perlu diketahui, katanya bahwa Kabupaten Sintang diberikan hutan  yang tropis yang kaya raya disebut energi hijau, nanti pada tahun 2043 energy fosil seperti minyak bumi, akan habis, dan akan beralih ke energi hijau.

“Untuk itu marilah kita ajarkan anak-anak kita untuk selalu menjaga lingkungan, karena pada tahun tersebut Kalimantan dapat memberikan energi dari energi hijau tersebut,” pungkasnya.

(Lingga/Faisal)

Related Posts