Ketua APF Akui Terima Uang Jual Beli Lapak Pasar Flamboyan Sebesar Rp110 Juta

Pontianak, thetanjungpuratimes.com – Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Flamboyan Budi, mengklarifikasi terkait nama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo yang disebut-sebut menerima uang setoran dari hasil penjualan lapak pada pasar tradisional tersebut.

Klarifikasi itu ia sampaikan saat dirinya bersama Agus Roni, Pedagang Pasar Flamboyan, dipanggil langsung oleh Haryadi di kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Kamis (16/3) pagi. Agus Roni adalah pedagang yang memberikan uang senilai Rp110 juta kepada Budi untuk membeli dua buah lapak.

Budi mengakui bahwa uang yang diberikan oleh Agus Roni tersebut ia terima, dan dirinya menegaskan tidak memberikan uang tersebut kepada kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo.

“Uangnya dengan saya pak, tidak diserahkan, soalnya si Roni sudah dikasih satu meja, tapi dia tidak mau,” ucapnya di hadapan wartawan dan pihak kepolisan dari Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Flamboyan dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo.

Walaupun demikian, Budi menyakinkan tetap akan membayarkan kembali uang tersebut dengan menjaminkan sertifikat rumahnya untuk menutupi sejumlah uang yang telah dibayarkan oleh Agus Roni.

“Saya akan menjaminkan sertifikat rumah saya pak,” kata Budi.

Sebenarnya diakui Budi, dirinya sudah berkali-kali mengatakan uang tersebut tidak diberikan kepada kepala dinas. Namun apa pun yang terjadi di pasar tradisional, penangungjawabnya memang Haryadi sebagai kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan yang membawahi pasar yang ada di Kota Pontianak.

(Agustiandi/Faisal)

Related Posts