BPOM Kalbar Ungkap 10 Kasus Produk Tak Layak Edar Sepanjang 2016

Pontianak, thetajungpuratimes.com – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kalbar, Corry Panjaitan mengatakan bahwa sepanjang tahun 2016 pihaknya sudah berhasil mengungkap 10 kasus tentang kosmetik, obat, dan makanan yang tak berizin edar.

“Kita sudah menyelesaikan 10 kasus di tahun 2016, diantaranya delapan tersangka sudah mendapatkan inkrah, satunya sedang dalam sidang, dan satunya lagi sedang dalam proses penyelidikan lebih dalam,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, sepanjang tahun 2016 pihaknya selalu bekerjasama dengan instansi-instansi terkait, guna mengungkap para penjual yang tak berizin edar dari BPOM Kalbar.

“Kita selalu bekerjasama dengan Polda Kalbar, karena setiap kali kita turun kelapangan, kita selalu didampingi oleh Polda Kalbar,” terang dia.

Dirinya menjelaskan, begitu juga ketika pihaknya sedang berada di daerah-daerah pesisir, pihaknya juga selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan Polres setempat.

“Hal tersebut dilakukan agar kita mendapatkan pendampingan ketika turun kelapangan dalam mengungkap kasus-kasus pengedaran kosmetik, obat, dan makanan tak berizin yang di edarkan oleh oknum-oknum penjual,”

Dirinya menilai, para pelaku pengedar kosmetik, obat dan makanan yang tak berizin ketika tertangkap selalu beralasan, tidak pernah tau tentang keharusan adanya izin dari BPOM Kalbar, ketika hendak menjual barang-barangnya.

“Sebenarnya mereka tidak boleh mengatakan tidak, karena BPOM sudah punya website tentang daftar-daftar perusahaan yang sudah mempunyai izin. Jadi seharusnya tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak mengetahui tentang pentingnya memiliki izin edar dari BPOM,” pungkasnya.

(Viky/Faisal)

Related Posts